Ketik disini

Dua Jam, Empat Paslon Adu Gagasan

Redaksi LombokPost 18 April 2018

Semua Paslon Janji Majukan Pendidikan

Redaksi LombokPost 18 April 2018

Ali BD Ajak Masyarakat Jauhi Fitnah

Redaksi Lombok Post 18 April 2018

Laju IPM NTB Terbaik Ketiga di Indonesia, BPS Apresiasi Capaian NTB

Redaksi Lombok Post 18 April 2018

PEREMPUAN-PEREMPUAN BERDAYA

Redaksi Lombok Post 18 April 2018

Dewan: Ini Langkah Kepepet Pemkab

Redaksi LombokPost 18 April 2018

NTB Kini Lebih Pede, Naik Satu Tingkat, IPM NTB Posisi 29

Redaksi Lombok Post 17 April 2018

Malu Kalau Rinjani Masih Kotor, TGB Ajak Semua Pihak Jaga Rinjani

Redaksi Lombok Post 17 April 2018

Pemkab Lotim Terima Penghargaan dari Pemprov NTB

Redaksi Lombok Post 17 April 2018

DLHK Lotim Minta Rp 7 Miliar untuk Revitalisasi Taman Rinjani Selong

Redaksi LombokPost 17 April 2018

GIRI MENANG– TGH Hasanain dikabarkan siap menceraikan H Sulhan Muchlis jika nantinya PKB tak jadi mendukung. Hasanain akan mengambil kandidat lain sebagai pendampingnya.

Selentingan yang berkembang, nama Naufar Farinduan adalah yang dilirik sang tuan guru. Paket itu dimungkinkan jika salah satu partai pendukung Farin-Muammar antara Gerindra, Hanura, PKPI berubah arah. Sehingga mau tak mau tiket tak mencukupi, dan Farin harus merelakan turun kasta sebagai kandidat nomor dua.

“PKB kemungkinan tanggal 4 atau 5 Januari ini,” kata Ketua PKB NTB HL Hadrian Irfani, kemarin.

Sebelum kepastian SK keluar, artinya baik Sulhan maupun TGH Khudari Ibrahim yang sama-sama mengincar PKB masih memiliki peluang. Yang pasti hanya satu diantara mereka yang akan mendapat dukungan.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Terkait itu, Hasanain memberikan jawabannya. Menurutnya, setelah deklarasi di Pancor (31/12) lalu, tak ada yang perlu diragukan lagi. Dia menegaskan tetap menjadikan Sulhan sebagai pendampingnya.

“Kan sudah deklarasi,” jawabnya.

Dia meyakini tak akan ada perubahan. Terkait PKB yang tak juga memberikan kepastian, ia masih yakin dengan peluangnya. Sulhan yang diharapkan mampu merebut SK PKB karena merupakan kader, memang mendapati lawan tak kalah tangguh. Ada  Khudari yang berstatus ketua PKB Lobar yang juga berkeinginan maju.

“Tapi kan dia juga belum ada SK, mana kalau sudah,” katanya menantang kubu lawan membuktikan klaim sudah mengunci PKB.

Alih-alih risau, Hasanain justru menjelaskan potensi tambahan kekuatan. Selepas PBB, dia meyakini PKB akan memastikannya. Bahkan yang tak kalah menarik, Hasanain mengklaim PKS juga segera mengubah arah dukungan.

“Kan linier,” ucapnya.

Jaminan linier lanjutnya muncul langsung dari Dr H Zulkieflimansyah yang akan berpasangan dengan Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah dalam Pilgub NTB. Jika benar skema itu terjadi, artinya Hasanain-Sulhan tak lagi hanya terpaku PKB semata.

Pascadeklarasi sederhana di Pancor, Sulhan tampak makin masif pergerakannya. Sejumlah konsolidasi dilakukan, pertanda ia tak main-main dengan rencana majunya.

“Kita lakukan juga penguatan relawan dan penyusunan visi dan misi,” jawabnya. (yuk/r4)