Lombok Post
Headline Sportivo

Catatan Waktu Adrian-Iswandi Menurun

TIDAK MAKSIMAL: Sprinter andalan NTB Iswandi (baju putih) saat turun di POM Asen 2014 Palembang. Akibat kondisi yang kurang fit, ia gagal mempertahankan medali emas di POM ASEAN 2016 Singapura.

MATARAM – Prestasi membanggakan yang ditorehkan tiga atlet Pelatda Rinjani di pentas internasional POM ASEAN 2016 diharapkan berlanjut ke PON 2016 Jawa Barat (Jabar).

Tiga atlet Pelatda Rinjani yakni Iswandi, Adrian dan Sapwaturrahman sukses menyumbangkan enam medali (tiga emas, dua perak dan satu perunggu) untuk kontingen Indonesia pada ajang dua tahunan tersebut.A� Sayangnya, raihan medali itu tidak diimbangi dengan catatan waktu yang dibukukan.

Koordinator Satgas Pelatda Rinjani, Wibowo Budi Santoso menilai hasil POM ASEAN memperlihatkan performa atlet mulai meningkat.Khusus atlet lompat jauh Sapwaturrahman terlihat peningkatan berarti.

a�?Kalau saya tidak melihat dari pada pencapaian medali. Namun bagaimana perbaikan waktu dan hasil lompatan atlet,a�? ujarnya dikonfirmasi Lombok Post, kemarin.(20/7)

Bowo-sapaan akrab-Wibowo Budi Santoso- mengatakan, dibanding dengan kejurnas terakhir di Bangka Belitung (Babel) Open,A� hanya Sapwaturrahman yang ada peningkatan (hasil lompatan). Sementara Iswandi dan Adrian dianggap stabil.

Perkataan Bowo memang cukup berdasar. Jika melihat hasil catatan waktu terakhir ketiganya saat tampil di level kejurnas, hanya Sapwaturrahman yang meningkat tajam. Sementara Iswandi dan Adrian menurun.

Sapwaturrahman di POM ASEAN menorehkan lompatan 7,50 meter. Sedangkan di Babel Open 7,15 meter. Catatan waktu Adrian (400 meter gawang) di POM ASEAN 52,83 detik.

Lebih baik Babel Open 52,33 detik. Sementara Sprinter andalan NTB, Iswandi (100 meter putra) yang turun dengan kondisi kurang fit, juga catatan waktunya menurun 10,72 detik.

Bowo enggan menyebut penurunan performa mereka disebabkan karena persiapan yang kurang maksimal. Namun penurunan itu, disebabkan banyak faktor.

Seperti atlet belum menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan sekitar hinggaA� memengaruhi kondisi kesehatan mereka.

a�?Ini tentu bukan pitch performance mereka. Karena puncaknya di PON nanti,a�?jelasnya.

Binpres KONI NTB itu berharap, ketiga atlet bisa fokus mempersiapkan diri menghadapi PON 2016 Jabar September mendatang dan segera menemukan performa terbaik. a�?Karena ini cabor terukur, segalanya sudah jelas, kita optimis mereka bisa maksimal (di PON),a�? tandasnya. (zen/r5)

Berita Lainnya

NTB Banjir Narkoba Impor, Polisi Ungkap Penyelundupan Sabu Malaysia dan Thailand

Redaksi Lombok Post

Rakernas MUI di KEK Mandalika Dimulai

Redaksi Lombok Post

Dicari 197.111 CPNS, Kuota untuk NTB Diumumkan Akhir Oktober

Redaksi Lombok Post

2.064 Bahan Peledak Dimusnahkan

Redaksi Lombok Post

Pelamar CPNS NTB Bisa 74 Ribu

Redaksi Lombok Post

Polisi Telurusi Motif Penusukan Wiranto, Diduga Terkait JAD Bekasi

Redaksi Lombok Post

Mandalika Disuntik Rp 2,02 Triliun, Sirkuit MotoGP Sudah 10 Persen

Redaksi Lombok Post

Pre Sales Online Tickets MotoGP Lombok Bakal Dihadiri Alex Rins, 20 Ribu Tiket Dijual November

Redaksi Lombok Post

Dorfin Butuh Pengamanan Ekstra

Redaksi Lombok Post