Lombok Post
Headline Pendidikan

Bakti Kominfo Dekatkan Santri dengan Teknologi IT

SOSIALISASI: Kegiatan pemberdayaan santri berbasis IT (teknologi dan informasi) diselenggarakan di Pondok Pesantren Raudhatul Azhar Masbagik Timur, Lombok Timur, Rabu (6/3).

SELONG—Sebanyak 400 santri Ponpes Raudhatul Azhar Masbagik Timur mengikuti sosialisasi mengenai komunikasi dan informatika, Rabu (6/3) kemarin. Kegiatan ini diselenggarakan Badan  Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Bakti Kominfo) bekerja sama dengan Yayasan Santripreneur Indonesia.

Pimpinan Pondok Pesantren Raudlatul Azhar H Ahmad Syaerozy mengatakan, dirinya sudah cukup lama mengetahui Bakti Kominfo dan Santripreneur Indonesia. Sehingga dia mengharapkan pasca sosialisasi bisa ditindaklanjuti dengan kegiatan pelatihan teknologi dan informasi bagi para santri. Serta ponpes juga bisa dibantu untuk fasilitas perangkat internet untuk menunjang santri dan masyarakat dalam berwirausaha serta belajar.

“Terima kasih kami sampaikan karena pondok kami ditunjuk sebagai lokasi acara,” ujarnya.

Bupati Lombok Timur yang diwakili Kepala Dinas Kominfo H Yasa menyampaikan pemkab mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Dia akan mendorong agar peningkatan teknologi informasi dan komunikasi dapat terealisasi di Ponpes Raudhatul Azhar serta masyarakat sekitar.

Sementara pembina Santripreneur Indonesia H Buchori Al Zahrowi mengatakan, pihaknya ingin selalu hadir dan memberikan keilmuan kewirausahaan bagi santri. Sehingga mereka bisa mandiri serta ikut serta membangun ekonomi negeri.

Melalui sosialisasi kali ini bertujuan memahamkan masyarakat dan santri mengenai komunikasi dan informatika. Serta mengenalkan perkembangan teknologi informasi (IT) yang dapat membatu mereka dalam aktivitas sehari-hari.

“Selain itu acara ini dijadikan sebagai landasan dasar untuk pembangunan  teknologi informasi dan komunikasi melalui pembangunan redesain USO (Universal Servis Obligation),” paparnya.

Acara tersebut dilaksanakan di aula ponpes dimulai dengan kasidah serta seni tari dari santri. Hadir sebagai narasumber M Asrori selaku pakar ahli implementasi bisnis. Serta KRT Noor Wahjudi dengan tema “Kewirausahaan dalam Pondok Pesantren untuk kemandirian Pesantren”. (ida/*)

Berita Lainnya

Pemerintah Loteng Maunya Minimal 20 Persen Anak Miliki KIA

Redaksi Lombok Post

Byarpet Bikin Mumet

Redaksi Lombok Post

Pemadaman Bergilir Resahkan Pelanggan, Mahasiswa Gedor Kantor PLN

Redaksi Lombok Post

Target Pembangunan Pembangkit Meleset, Manajemen PLN Klarifikasi ke Ombudsman

Redaksi Lombok Post

Lalu Irwan Janjikan Perbaikan Jembatan dan Tempat Pemakaman Dasan Geres Tahun Depan Melalui Pokir

Redaksi Lombok Post

Gubernur Terima DIPA dan Dana Transfer dari Presiden

Redaksi Lombok Post

Mulai 2020, Calon Pengantin Wajib Ikuti Sertifikasi Pra Nikah

Redaksi Lombok Post

PLN NTB Akui Ada Gangguan di PLTU Jeranjang

Redaksi Lombok Post

Petugas Kejari Mataram Kembali Lakukan Penggeledahan Kantor Dispar Lobar

Redaksi Lombok Post