Lombok Post
Headline Pendidikan

Santri Dilatih Gunakan IT dengan Bijak

DILANTIK : Para pengurus Santripreneur Indonesia Cabang Dompu dilantik di sela-sela sosialisasi tentang teknologi informasi dan entrepreneur digital untuk santri di Ponpes Utsman bin Affan, Desa O’o, Kabupaten Dompu, Rabu (27/3) kemarin.

DOMPU—Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Utsman bin Affan Desa O’o, Kabupaten Dompu NTB mengikuti pelatihan informasi dan teknologi (IT) dan kewirausahaan, Rabu (27/3) kemarin. Kegiatan ini dilaksanakan Santripreneur Indonesia menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informasi RI dengan sub bidang Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti Kominfo).

Gelaran acara yang bertajuk Bakti Kominfo Untuk Negeri tersebut mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Guna Menunjang Pembangunan Infrastruktur Melalui Sosialisasi Entrepreneur Digital untuk Santri”. Tujuannya meningkatkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi secara bijak dan optimal.

Perwakilan dari Santripreneur Indonesia KH Muhammad Asrori dalam sambutannya menyampaikan dewasa ini perkembangan teknologi informasi dan komunikasi khususnya media sosial di Indonesia sangatlah pesat. Sehingga terbentuk era baru yang sering dikenal dengan era milenial.

“Era milenial merupakan era dimana para generasinya tidak bisa lepas oleh sosial media maupun smartphone,” ujarnya.

Jika generasi milenial tidak diberikan arahan dan kawalan dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, ditakutkan terseret oleh dampak negatif perkembangan IT seperti berita hoax, fitnah dan ujaran kebencian di media sosial. Salah satu arahan dari acara ini adalah menggunakan dan memanfaatkan IT untuk berwirausaha.

Acara ini dibuka bupati diwakili Sekda Dompu Maujud. Sementara total peserta pelatihan sekitar 300 orang yang terdiri dari santri dan warga sekitar.

“Kami sangat bahagia dengan adanya acara ini, semoga acara ini dapat berlanjut dan bermanfaat bagi masyarakat dan santri Utsman bin Affan,” harap sekda.

Ustaz Miftahul Anam, salah satu narasumber menyampaikan bahwa teknologi informasi penggunaannya sekarang dilindungi oleh undang-undang. Bagi yang menyalahgunakannya bisa terjerat pasal-pasal yang pada akhirnya membawa si pengguna ke dalam penjara.

“Harapan kami santri-santri bisa menggunakan IT terutama internet untuk mengembangakn potensi Kabupaten Dompu,” ucapnya.

Narasumber terakhir KH Bukhori Al Zahrowi menyampaikan pemanfaatan teknologi informasi dalam bidang kewirausahaan. Bahwa dalam dunia yang semakin maju ini, tidak menutup kemungkinan hampir semua bidang bisnis menggunakan teknologi informasi untuk menunjang keberlangsungan suatu bisnis atau perusahaan. (ida/r6)

Berita Lainnya

Pemerintah Loteng Maunya Minimal 20 Persen Anak Miliki KIA

Redaksi Lombok Post

Byarpet Bikin Mumet

Redaksi Lombok Post

Pemadaman Bergilir Resahkan Pelanggan, Mahasiswa Gedor Kantor PLN

Redaksi Lombok Post

Target Pembangunan Pembangkit Meleset, Manajemen PLN Klarifikasi ke Ombudsman

Redaksi Lombok Post

Lalu Irwan Janjikan Perbaikan Jembatan dan Tempat Pemakaman Dasan Geres Tahun Depan Melalui Pokir

Redaksi Lombok Post

Gubernur Terima DIPA dan Dana Transfer dari Presiden

Redaksi Lombok Post

Mulai 2020, Calon Pengantin Wajib Ikuti Sertifikasi Pra Nikah

Redaksi Lombok Post

PLN NTB Akui Ada Gangguan di PLTU Jeranjang

Redaksi Lombok Post

Petugas Kejari Mataram Kembali Lakukan Penggeledahan Kantor Dispar Lobar

Redaksi Lombok Post