Lombok Post
Ekonomi Bisnis Headline

Telkomsel Rampungkan Refarming 800 MHz dan 900 MHz

REFARMING: Dirut Telkomsel Ririek Adriansyah (kiri) bersama Dirjen SDPPI Kemenkominfo Ismail saat proses refarming800 MHz dan 900 MHz di Jakarta, Selasa (2/4) lalu.

JAKARTA-Telkomsel telahmenyelesaikan penataan ulang pitafrekuensi (refarming) 800 MHz dan 900 MHz.  Kegiatan yang dilaksanakan 25 Februari hingga 1 April 2019 ini dipantau Kementerian Kominfo.
Proses refarming untuk 42cluster secara nasional mencakup 34 provinsi, dimulai dari Papua dan Maluku dan terakhir di Jawa Timur.

 Proses refarming 800 MHz dan 900 MHz yang dicanangkan Kemenkominfo berdasarkan Keputusan Menteri Kominfo Nomor29 Tahun 2019.

Dimana penyelenggara jaringan bergerakseluler diwajibkan melakukan penataan ulang pita frekuensi radio 800 MHz dan 900 MHz yang saat ini terpisah (non-contiguous).

 Direktur Network Telkomsel Bob Apriawan mengatakan, pihaknyamenangani serius refarming ini melalui persiapan yang matang dengan expertise sumber daya manusia  yang andal. “Sehingga kami dapat merampungkan prosesnya dalam 36 hari dengan sukses dan hasil yang baik,” ujarnya.

Dengan refarming, menjadikan pita frekuensi Telkomsel di 800-900 MHz menjadi kontinyu 15 MHz. Sehingga Telkomsel dapat memanfaatkan teknologi LTE 10-15 MHz. Pelanggan pun dapat menikmati kecepatan internet yang lebih maksimal.

Selain itu, refarming ini juga dapat memberikan peningkatan efisiensi spektrum yang memungkinkan akselerasi perluasan cakupan layanan LTE hingga 95 persen populasi. “Manfaat tersebut juga nantinya diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi,” terang Bob Apriawan.

 Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI)Kemenkominfo Ismailmengapresiasi upaya Telkomsel menyelesaikan rangkaian prosesrefarming ini tanpa ada keluhan pelanggan yang berarti. “Denganselesainya seluruh prosesrefarming ini, maka pita frekuensi radio 800 MHz dan 900 MHzsekarang telah berdampingan(contiguous) sehingga masyarakatpengguna layanan seluler dapat menikmati kualitas yang lebih baik,” katanya. (*/r1)

Berita Lainnya

Peringkat 29, IPM NTB Belum Beranjak dari Papan Bawah

Redaksi Lombok Post

Mohan-Mujib Punya Chemistry Kuat

Redaksi Lombok Post

Pelaku Kekerasan di NTB Makin Sadis

Redaksi Lombok Post

RUU Cilaka, Bikin Pekerja Bakal Tambah Sengsara

Redaksi Lombok Post

Bebas Korona, Tiga Warga NTB Dipulangkan dari Natuna

Redaksi Lombok Post

Ngga Usah Jauh-jauh, Sunset di Pesisir Mataram Juga Keren Lho!

Redaksi Lombok Post

Gaji Minim, Lokasi Terpencil, CPNS Dokter di KLU Sepi Peminat

Redaksi Lombok Post

Gelar Simulasi, RSUD Selong Antisipasi Virus Korona

Redaksi Lombok Post

Tangani Kemiskinan, Pemkab Loteng Gelontorkan Rp 123 Miliar

Redaksi Lombok Post