Lombok Post
Giri Menang Headline

Desa Langko Bentuk Bazdes untuk Basmi Kemiskinan dan Entaskan Angka Putus Sekolah

GIRI MENANG-Pemerintah Desa Langko, Kecamatan Lingsar menyadari betul manfaat zakat. Kepala Desa Langko Mawardi meyakini kehadiran zakat bisa memecahkan berbagai macam persoalan sosial di desa. Mulai dari masalah ekonomi seperti kemisikinan, kesehatan hingga masalah pendidikan. Untuk itu, Pemdes Langko membentuk Badan Amil Zakat Desa (Bazdes) yang telah diresmikan belum lama ini.

“Kami membentuk Bazdes ini didorong akibat tingginya angka kemiskinan di desa kami. Kasus gizi buruk, hingga stunting juga masih banyak,” terang Mawardi kepada Lombok Post.

Kehadiran Bazdes ini diyakininya akan memberi banyak manfaat dan kontribusi bagi masyarakat. Karena Bazdes ini akan menampung semua zakat dan infaq sedekah dari masyarakat yang mampu. Sehingga sepanjang tahun masyarakat bisa menyalurkan zakat, infaq atau sedekahnya ke Bazdes Langko. Ini yang kemudian akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami punya petani ketika sudah panen bisa menyalurkan ke Bazdes. Kami juga pengusaha dan pegawai negeri sipil. Ini adalah salah satu sumber untuk mendapatkan zakat, infaq, dan sedekah,” jelasnya.

Melalui Bazdes, Mawardi juga memiliki tekad untuk mengentaskan angka anak putus sekolah di desanya. Caranya yakni dengan meluncurkan program beasiswa agar anak-anak yang kurang mampu di Desa Langko bisa membiayai sekolahnya. “Mulai tahun 2019 kami akan perjuangkan zero angka putus sekolah. Sementara di tahun 2024-2025 kami ingin wujudkan zero kemiskinan hingga zero anak terlantar dengan adanya Bazdes ini,” tegas Mawardi.

Pihaknya Sabtu (1/6) lalu telah melaunching Bazdes sekaligus membagikan ratusan paket sembako kepada warga Desa Langko yang berhak menerima. Kehadiran Bazdes ini dikatakan Mawardi akan mendekatkan pelayanan agar masyarakat bisa melaksanakan kewajibannya membayarkan zakat kepadamasyarakat. Caranya bisa menyalurkan zakat, infaq sadakah melalui Kadus atau bisa langsung ke kantor desa.
Desa Langko terdiri dari tujuh dusun dengan total penduduk sekitar 6.576 orang. Dari jumlah tersebut, 50 persen warga usia produktif belum memiliki pekerjaan. Ini yang membuat mereka tercatat di bawah garis kemiskinan. Sehingga, ia berencana menghadirkan banyak program yang bisa mengentaskan kemiskinan melalui Bazdes ini.

Wakil Ketua Baznas Lobar TGH Azhar Rosidi yang hadir menyampaikan apresiasinya atas pembentukan Bazdes Langko. Karena yak banyak desa yang memiliki inisiatif untuk mengentaskan masalah-masalah sosial melalui badan zakat. Apa yang dilakukan oleh Desa Langko saat ini pun menurut Pimpinan Yayasan Ponpes Nurul Hikmah Desa Langko ini patut diikuti oleh desa-desa lainnya. Karena zakat ini merupakan kewajiban bagi setiap muslim.

Sementara anggota pengurus Bazdes Langko Awal Yazid mengaku pemerintah desa telah menyiapkan sekretariat di Kantor Desa Langko. Untuk memudahkan para pengurus Bazdes menjalankan programnya. “Alhamdulillah meski launchinnya baru dilaksanakan, tetapi programnya sudah berjalan sejak bulan lalu,” tandasnya usai membagikan sekitar 200 paket sembako kepada warga di Kantor Desa Langko. (ton)

Berita Lainnya

BCA Gelar Operasi Katarak di RSI Yatofa

Redaksi Lombok Post

Masuki Pensiun, PNS Dibekali Kewirausahaan

Redaksi Lombok Post

Peringati Harhubnas, Amman Mineral dan KUPP Benete Lakukan Gerakan Bersih Laut dan Pantai

Redaksi Lombok Post

BKBH Unram Lapor ke LPSK

Redaksi LombokPost

Pemkab Minta Tambang MBLB Ditutup

Redaksi LombokPost

Zainal Tewas, Empat Polisi Diperiksa

Redaksi LombokPost

Terpilih Selenggarakan Cagar Budaya Masuk Sekolah

Redaksi Lombok Post

Lalu Zulfikar Ali Sorot Perekrutan Pegawai PLTU Jeranjang

Redaksi Lombok Post

Lalu Ahmad Ismail: Pertambangan dan Pariwisata Bisa Beriringan

Redaksi Lombok Post