Lombok Post
Ekonomi Bisnis

Travel Agent Dukung Rencana Mengundang Maskapai Asing

Untuk Tekan Harga Tiket Mahal

LENGANG: Pintu masuk keberangkatan di LIA yang tampak sepi dari penumpang, beberapa waktu lalu.

MATARAM-Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) mendukung penuh rencana pemerintah untuk mengundang maskapai asing masuk ke Indonesia. Dengan catatan, itu bisa menekan tingginya harga tiket pesawat saat ini. ”Sehingga ada banyak pilihan bagi calon penumpang, harga tiket sampai saat ini masih tinggi,” kata Wakil Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) NTB Sahlan M Saleh pada Lombok Post, kemarin (11/6).

Dia sependapat dengan anggapan industri penerbangan Indonesia mengarah pada duopoly dua maskapai besar. Hal ini jelas tak baik, tak hanya bagi konsumen namun juga pelaku ekonomi, bahkan bagi dua maskapai tersebut selanjutnya. ”Jika maskapai asing masuk ke Indonesia, secara tidak langsung harga tiket pesawat bisa lebih kompetitif. Dan bisa menguntungkan masyarakat,” analisanya.

Ia menyarankan agar pemerintah pusat menghadirkan dua atau tiga maskapai asing baru. ”Kalau kita lihat, dulu ada Adam Air, Mandala, Merpati, Pelita dan masih banyak lagi yang persaingannya kerjanya sangat bagus. Kami harap kehadiran maskapai-maskapai asing bisa seperti mereka,” ujarnya.

Dengan kolaborasi maskapai asing, ia JUGA optimis jika tingkat kunjungan wisatawan bisa meningkat pesat. ”Kalau maskapai asing masuk, kami optimis peningkatan kunjungan wisatawan bisa meningkat hingga 40 persen,” katanya membuka hasil analisa.

Jumlah penumpang yang datang melalui penerbangan domestik pada Januari hingga April 2019 tercatat menurun. Hal ini ditengarai mahalnya harga tiket pesawat. ”Secara kumulatif jumlah penumpangnya menurun 30,12 persen jika dibandimgkam periode Januari-April 2018,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTB Suntono, kemarin.

Jumlah penumpang yang datang melalui penerbangan internasional pada Januari-April juga mengalami penurunan. Yakni, menurun 38,92 persen jika dibandingkan periode yang sama pada 2018 lalu.

Data BPS menunjukkan, jumlah penumpang yang berangkat melalui penerbangan domestik 97.283 orang pada April. Atau turun 13,47 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Sedangkan jumlah penumpang yang berangkat melalui penerbangan internasional 9.025 orang.

Secara kumulatif, jumlah penumpang yang berangkat melalui penerbangan domestik pada Januari-April 2019 turun sebesar 31,57 persen dibanding Januari-April 2018. ”Sedangkan jumlah penumpang yang berangkat melalui penerbangan internasional Januari-April 2019 turun sebesar 38,26 persen dibanding periode yang sama tahun 2018,” tandasnya.(tea/r9)

Berita Lainnya

Xpander Crossover Siap Meluncur

Redaksi Lombok Post

BPC Gandeng Lulusan Pariwisata Bergabung ke Kapal Pesiar

Redaksi Lombok Post

BPS NTB Mencatat Produksi Industri Manufaktur Triwulan III Anjlok 45 Persen

Redaksi Lombok Post

Usulan Kenaikan UMP NTB 2020 Sudah di Atas Meja Sekda

Redaksi Lombok Post

Tingkatkan SV, BNI Ajak Merchant Nobar

Redaksi Lombok post

Agus Suhaili Sulap Rempah-Rempah Jadi Kerajinan Bernilai Tinggi

Redaksi Lombok Post

Bisnis Wedding Organizer Kian Populer

Redaksi Lombok Post

PT Pegadaian Komitmen Ubah Sampah Jadi Berkah Emas

Redaksi Lombok Post

Grand Opening Lotte Grosir Langsung Diserbu Warga

Redaksi Lombok Post