Lombok Post
Praya

Penanganan Kawasan Kumuh Terkendala Dana

ILUSTRASI: Penampungan air sebagai sarana akses air bersih adalah salah satu yang perlu diadakan untuk penanganan kawasan kumuh.

PRAYA-Penanganan kawasan kumuh di Lombok Tengah terus berjalan. Dari total luas kawasan 115 hektare, 40 persen diantaranya sudah tuntas. Sisanya terkendala keterbatasan anggaran.

”Untuk itulah, kami akan mencoba mendiskusikannya dengan dewan terhormat,” kata Kepala Dinas Perkim Loteng Lalu Firman Wijaya pada Lombok Post, kemarin (13/6).

Secara umum, ada tujuh kategori penanganan kawasan kumuh. Yaitu, keteraturan dan kepadatan bangunan serta kelaikan kualitas hunian, aksesibilitas fisik bangunan dengan lebar 1,5 meter, drainase lingkungan, pelayanan air bersih, pengelolaan limbah rumah tangga dan sampah, serta pengamanan bahaya kebakaran.

Dari hasil kajian lapangan, sebagian besar limbah dan sampah rumah tangga belum dikelola dengan baik. Artinya belum memiliki tempat pembuangan sampah (TPS). Dinas Perkim tegasnya, terus mendorong perubahan perilaku masyarakat agar hidup bersih, sehat, dan indah. ”Itu sebagaimana tertuang dalam rencana program jangka menengah daerah (RPJMD) tahun 2016-2021,” imbuhnya.

Pemerintah pusat, melalui Kementerian PUPR juga mengeluarkan istilah 100-0-100. Maksudnya, 100 persen akses air minum, nol persen kawasan permukiman kumuh dan 100 persen akses sanitasi laik. ”Kita juga akan menangani program rumah tidak layak huni,” ujar mantan kabid Cipta Karya Dinas PU dan ESDM Loteng tersebut.

Jika seluruh elemen masyarakat mendukung, diyakini sejumlah penyakit bisa diatasi. ”Khususnya DBD,” cetus Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Loteng H Omdah, terpisah.

DBD atau Demam Berdarah Dengue dijelaskan muncul dari lingkungan yang tidak dijaga kebersihannya. Penyakit ikutan dari lingkungan seperti itu adalah diare hingga gatal-gatal. ”Kata kuncinya adalah, mari kita menjaga kebersihan rumah dan lingkungan masing-masing,” seru Omdah. (dss/r9)

Berita Lainnya

Angkasa Pura Ingin Jadi Bagian Kesuksesan MotoGP

Redaksi LombokPost

Berwisata di Kolam Renang Matra Praya

Redaksi LombokPost

Jangan Merariq Kodek!

Redaksi LombokPost

Penerbangan Lombok-Perth Baik untuk Pariwisata

Redaksi LombokPost

Masalah Kawasan Prabu Bukan Hanya Tambang

Redaksi LombokPost

Diskominfo Lombok Tengah Data Ulang Jumlah Tower

Redaksi LombokPost

Tampil di JFC, Loteng Bertekad Memukau

Redaksi LombokPost

Target Pendapatan Daerah Rp 2,154 T

Redaksi LombokPost

Cerita H Najamudin, Penyiar Radio 90-an

Redaksi LombokPost