Lombok Post
Metropolis

CJH Meninggal Diganti Ahli Waris

JADWAL KEBERANGKATAN: Sejumlah calon haji melihat namanya masuk kloter mana dalam pemberangkatan haji 2019 di Kemenag Kota Mataram, pekan lalu.

MATARAM-Satu calon jamaah haji (CJH) asal Kota Mataram yang akan berangkat tahun ini meninggal dunia. Namun demikian keberangkatannya bisa digantikan ahli waris. Asalkan, tidak mencabut pendaftaran sebagai calon haji.

“Ahli warisnya bisa berangkat tahun depan. Kalau sekarang kan waktunya sudah mepet. Belum mengurus administrasi,” kata Kepala Kemenag Kota Mataram H Burhanul Islam, kemarin (19/6).

Diungkapkan, CJH yang akan berangkat dari Kota Mataram sebanyak 754 jamaah. Rinciannya, pelunasan tahap pertama 671 orang, tahap kedua 250 orang, dan tahap ketiga 25 orang. Serta cadangan 13 orang.

Disamping itu, juga ada dari tim petugas haji daerah (TPHD) Kota Mataram lima orang dan TPHD Provinsi NTB sebanyak lima orang. “Total jamaah kita sebenarnya 768 orang,” kata Burhan.

Namun, lanjut dia, dari jumlah tersebut ada yang keluar atau mutasi ke Lombok Tengah dan Lombok Timur. Selain itu ada juga jamaah yang masuk dari Jawa Timur delapan orang.

“Ada 18 CJH dari Kota Mataram yang pindah keluar daerah karena tugas,” ucapnya.

Ditanya soal calon haji cadangan. Burhan mengatakan, dari 31 cadangan yang diusulkan, ada 13 orang yang bisa berangkat.

CJH Kota Mataram terbagi dalam tiga kloter. Diantaranya, kloter tiga yang jumlahnya 450 orang. Kloter ini akan berangkat pada 11 Juli dan kembali pada 22 Agustus.

Kloter tujuh sebanyak 140 orang. Calon haji ini akan berangkat 15 Juli dan kembali pada 26 Agustus. Selanjutnya 164 orang yang tergabung dalam kloter sembilam berangkat 18 Juli dan kembali pada 29 Agustus.

Ditambahkan, Wali Kota Mataram rencananya akan melepas CJH dari Kota Mataram yang akan berangkat pada 11 Juli. Saat ini kata Burhan, yang terpenting para jamaah calon haji mempersiapkan diri. Terutama menjaga kesehatan.

Untuk teknis keberangkatan sendiri sama seperti tahun-tahun sebelumnya. “Sebelum berangkat terlebih dahulu para calon haji nginap di Asrama haji,” tutupnya.

Sementara itu Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kota Mataram Hj Ratna Mufida menambahkan, saat ini sebagian besar calon haji yang akan berangkat ini sudah melakukan vaksin menginitis. Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kondisi tubuh para jamaah dalam menunaikan ibadah haji.

“Semua calon sudah melalukan vaksin. Kemarin belum karena mereka puasa,” tuturnya.

Belum lama ini, calon haji  banyak datang ke Kemenag hanya ingin memastikan ia berangkat dengan keluarganya. Sehingga nantinya bisa menjadi pendamping. (jay/r3)

Berita Lainnya

Warga Sekarbela Sumbang Rp 162,5 Juta untuk Palestina

Redaksi Lombok Post

Rayuan Maut Calo Tipu Para TKI

Redaksi Lombok Post

Event MotoGP Mandalika Bisa Sedot 200 Ribu Penonton

Redaksi Lombok Post

Bertaruh Nyawa di Lubang PETI

Redaksi Lombok Post

Kaum Disabilitas NTB Minta Pemerintah Serius

Redaksi Lombok Post

1.228 Orang Terancam Kehilangan Jabatan

Redaksi Lombok Post

Astaga, Enam TKI Asal NTB Diduga Jadi Korban TPPO

Redaksi Lombok Post

Balai TNGR Batasi Jumlah Pendaki Rinjani

Redaksi Lombok Post

Paradigma Penanganan Bencana Harus Diubah

Redaksi Lombok Post