Lombok Post
Poltekpar Lombok Today

Peningkatan Kompetensi SDM di Mandalika

FOKUS : Para peserta Pelatihan Kompetensi Dasar Karyawan menyimak penyampaian materi oleh Hamsu Hanafi, Direktur Poltekpar Lombok, Sabtu (7/9).

MANDALIKA-Sebagai salah satu Destinasi Super Prioritas yang dicanangkan oleh Kementerian Pariwisata, Mandalika sudah selayaknya untuk dibenahi dari berbagai sisi. Terlebih saat ini masih banyak kekurangan dalam pelayanan yang perlu menjadi fokus perhatian. Di antaranya kualitas pelayanan homestay, greeting yang masih belum baik, penyiapan kamar yang perlu dibenahi, serta layanan breakfast yang masih perang tarif antara hotel non bintang dengan hotel besar di sekitarnya.

Berangkat dari hal tersebut, Politeknik Pariwisata Lombok bersama Asosiasi Hotel Mandalika menggelar Pelatihan Kompetensi Dasar Karyawan Front Line Hotel Non Bintang Kawasan Penyangga Kuta Mandalika, Sabtu (7/9). Kegiatan yang berlangsung di Novotel Lombok Resort & Villas ini diikuti oleh 50 karyawan hotel di kawasan Mandalika yang tergabung dalam Asosiasi Hotel Mandalika.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberi semangat dan confident kepada para karyawan supaya mampu untuk menjawab tantangan-tantangan ke depan, khususnya di Mandalika ini,” ujar Samsul Bahri, ketua Asosiasi Hotel Mandalika.

Samsul melanjutkan, saat ini pemerintah sangat concern terhadap KEK Mandalika. Sehingga SDM yang mengelolanya harus dipersiapkan dengan baik. Terlebih dengan akan diselenggarakannya event MotoGP pada tahun 2020/2021 di KEK Mandalika, diperlukan kualitas SDM yang memadai untuk menghadapinya.

“Ke depan persaingan akan semakin ketat, kita harus mempersiapkan SDM yang berbasis kompetensi dan sertified. Jangan sampai kita didatangkan pekerja dari luar, sementara kita di sini sebenarnya mampu,“ terang Samsul.

Adapun materi yang disampaikan berupa kompetensi dasar karyawan khususnya di front line. Berupa materi dasar bagi pemula secara umum. Mulai dari materi rooms division, front office, house keeping, dan terutama berkaitan dengan pelayanan.

“Kita lihat semua hotel yang bintangnya sama pasti fasilitasnya kurang lebih sama tapi kenapa ada yang lebih bagus itu dikarenakan kualitas SDMnya. Dapat dikatakan kepuasan tamu 70 persen dari pelayanan, baru 30 persen dari fasilitas,” kata Hamsu Hanafi, Direktur Poltekpar Lombok saat penyampaian materi.

Kegiatan pelatihan ini menjadi salah satu perwujudan tridarma perguruan tinggi Poltekpar Lombok, khususnya pada pengabdian masyarakat. Poltekpar Lombok sebagai lembaga pendidikan Negeri berskala Nasional dengan Visi berstandar Internasional, berkedudukan di Kota Praya Lombok Tengah, memiliki tugas yang berat diberikan oleh Kementerian Pariwisata dalam menciptakan SDM Pariwisata yang profesional dan kompeten di bidang pariwisata.

Oleh karena itu, Poltekpar Lombok bukan hanya berperan dan bertanggung jawab dalam meningkatkan SDM mahasiswa, tapi juga berbagai lapisan masyarakat yang berkaitan dengan pariwisata. Sejauh ini, Poltekpar Lombok telah menyelenggarakan delapan kegiatan serupa. Selain di Kuta Mandalika, kegiatan peningkatan kompetensi SDM juga dilakukan di Labuan Bajo NTT dan kawasan lainnya.

Baik Poltekpar Lombok maupun Asosiasi Hotel Mandalika bersama-sama memiliki keinginan untuk membuat Mandalika menjadi satu destinasi yang tidak hanya dikenal sebagai destinasi yang diminati tanpa kualitas. Artinya, bukan hanya fasilitasnya saja yang dibenahi, namun juga pelayanan, hospitality, dan SDMnya perlu ditata dengan baik.

“Dilihat dari segi fasilitas, Mandalika sedang mengalami perkembangan. Namun jika tidak diimbangi dengan kualitas SDM yang juga turut berkembang, maka kita akan ketinggalan,’’ ujar Lyly Mac Donald, General Manager Pipe Dream Villas Resort Kuta.

Sementara itu, di hari berikutnya (8/9) kegiatan pelatihan tersebut dilanjutkan dengan 50 peserta aktif dari pengelola homestay dan pedagang asongan. “Kita perlu benahi kualitas pelayanan pengelola homestay dan pedagang asongan. Hospitalitynya perlu ditingkatkan agar tidak terkesan memaksa wisatawan untuk membeli,” jelas Farid Said, Pembantu Direktur 1 Poltekpar Lombok.

Kadispar Loteng, Lalu Mohammad Putria, membuka acara dengan penekanan kepada peningkatan kompetensi pelayanan pengelolah homestay dan pedagang asongan harus mampu mencitrakan kesan Budaya Sasak.

Selain dari Poltekpar, narasumber-narasumber yang didatangkan langsung dari asosiasi dan pelaku usaha wisata sehingga benar-benar mengetahui kebutuhan di lapangan. Ke depannya Poltekpar Lombok dan Asosiasi Hotel Mandalika akan terus berkoordinasi, bersinergi, dan bekerjasama dalam pengembangan SDM. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat terus dilakukan secara berkesinambungan. Mengingat kebutuhan akan Sumber Daya Manusia pariwisata yang profesional dan kompeten ke depannya. (cr-ela)

Berita Lainnya

Lombok Harus Gencar Halal Tourism

Redaksi Lombok Post

Mahasiswa PKL ke Tana Toraja

Redaksi Lombok Post

Gelar Lombok Tabex November Mendatang

Redaksi Lombok Post

Gelar Gala Dinner Event Hingga Desember

Redaksi Lombok Post

Peran Dosen di Kancah Internasional

Redaksi Lombok Post

Rutin Gelar Bakti Wisata

Redaksi Lombok Post

320 Mahasiswa Baru Widyawisata ke Industri

Redaksi Lombok Post

Turut Mengembangkan SDM Pariwisata Labuan Bajo

Redaksi Lombok Post

Kemenpar Berikan Pelatihan TOT Desa Wisata kepada 20 Dosen

Redaksi Lombok Post