Lombok Post
Kriminal

Lagi, Jaringan Narkoba Abian Tubuh Terungkap

DIRINGKUS: Tersangka tindak pidana peredaran gelap narkotika GP menjalani proses pemeriksaan oleh Satnarkoba Polres Mataram, kemarin (10/9).

MATARAM-Tim Satnarkoba Polres Mataram kembali membongkar penjualan gelap narkoba di Abian Tubuh. Kali ini, terduga pengedar berinisial GP,  39 tahun itu ditangkap.

Kapolres Mataram H AKBP Saiful Alam mengatakan, Anggota Satresnarkoba bergerak ke lokasi dan menangkap GP di Abian Tubuh. Dari hasil giat itu ada sebanyak 42 poket sabu yang disita.  ’’Ini salah satu penangkapan terbesar kami untuk tahun ini,’’ kata Saiful dalam jumpa persnya didampingi Kasat Narkoba AKP Kadek Adi Budi Astawa, kemarin (10/9).

Dari hasil penggeledahan ini polisi menemukan uang Rp 3,7 juta. Itu didapatkan dari tas pinggang milik GP. ”Diduga uang itu hasil penjualan narkoba,” ungkapnya.

Tim terus menelusuri rumah GP. Tim mendapatkan barang bukti sabu sebanyak 42 poket siap edar. ’’ Sabu itu diletakkan dalam kaleng rokok yang ditemukan di sekitar lokasi penangkapan GP,’’ terangnya.

Tak hanya itu, beberapa bong sabu, klip, dan skopnya didapatkan dirumahnya. ”Barang bukti itu disembunyikan di dekat kandang babi,” bebernya.

Kapolres menambahkan, pihaknya sudah memeriksa tersangka GP. Dari keterangannya, barang haram tersebut didapat dari seorang teman di kampungnya. “Ini masih kita dalami,” katanya.

Tersangka GP dijerat pidana Pasal 112 dan Pasal 127 Undang-Undang RI Nomor 35/2009 tentang Narkotika. (arl/r2)

Berita Lainnya

Berbenah Setelah Kejahatan Terbongkar

Redaksi Lombok Post

Kecanduan Mabok Bikin Goblok, Terdorong Nyolong demi Minuman Keras

Redaksi Lombok Post

Pengamen Gomong Bacok Tukang Parkir

Redaksi Lombok Post

Sabu Thailand Masuk Lombok

Redaksi Lombok Post

2.064 Bahan Peledak Dimusnahkan

Redaksi Lombok Post

BUMDes “Dibom” Rp 10 Miliar

Redaksi Lombok Post

Kasus Aset Cilinaya Tak Kundung Rampung

Redaksi Lombok Post

Dorfin Butuh Pengamanan Ekstra

Redaksi Lombok Post

Tiga Kali Penjara Tak Bikin Jera

Redaksi Lombok Post