Lombok Post
Metropolis

Pemkab Loteng Santuni 1.776 Anak Yatim

SANTUNI ANAK YATIM: Bupati Lombok Tengah HM Suhaili FT secara simbolis menyerahkan santunan kepada anak yatim dan piatu, fakir miskin, jompo dan para janda pada acara rahman rahim day, kemarin (10/9).

PRAYA-Pemkab Lombok Tengah, kembali menggelar kegiatan Rahman Rahim Day. Tahun ini, pemkab mengumpulkan 1.776 anak yatim dan piatu, fakir miskin, jompo dan para janda. Berasal dar 139 desa/kelurahan dan 15 desa persiapan, di 12 kecamatan. Kegiatan ini dipusatkan di Masjid Agung, Praya.

“Ini menjadi agenda tahunan kita, setiap 10 Muharam,” kata Bupati Loteng HM Suhaili FT dalam sambutannya, kemarin (10/9). Suhaili menjelaskan, arti dan makna rahman rahim day yaitu, hari kasih sayang, hari berbagi dan hari berkumpul bersilaturahmi.

Tentunya, kata Suhaili dengan anak yatim dan piatu, fakir miskin, jompo, dan para janda di seluruh Loteng. Rahman rahim day kali ini, dirangkai dengan berbagai kegiatan religi. Sebut saja, ceramah agama dari KH Muhyidin Junaidi, yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Kerja Sama Luar Negeri. Kemudian, lagu-lagu salawat dari artis religi Haddad Alwi.

Ditutup dengan berbuka puasa bersama, solat Magrib berjamaah, zikir dan doa. “Rahman rahim day ini, sebagai salah satu ikhtiar kita menuju Loteng bersatu, beriman, sejahtera dan bermutu,” ujarnya, dihadapan Wakil Bupati HL Pathul Bahri, Sekda HM Nursiah, para pejabat Forkopimda, pejabat satuan kerja pelayan masyarakat (SKPM) lingkup pemkab, pemerintah kecamatan, desa/kelurahan hingga lembaga pendidikan dan kesehatan.

Dia mengatakan, pada 12 Rabiulwal dan 8 Syawal setiap tahunnya, pemkab juga menggelar kegiatan-kegiatan yang bertajuk religi. Satu tujuan dari itu semua, memohon Rida dan Perlindungan Allah SWT, semoga Loteng semakin maju, fisik mapun non fisik. Sehingga, bukan sebatas seremonial semata.

Orang nomor satu di Gumi Tatas Tuhu Trasna tersebut yakin dan percaya berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat dan daerah, pasti teratasi atas kehendak Allah SWT. Kuncinya, perbanyak sedekah dan beramal. Salah satunya, melalui rahman rahim day ini. Dalam kesempatan itu, jajaran pemkab dan Forkopimda menyerahkan santunan kepada anak yatim dan piatu, fakir miskin, jompo dan para janda.

Selain itu, pemkab juga menyerahkan beasiswa kepada mahasiswa miskin, yang berprestasi. Harapannya, mereka bisa melanjutkan pendidikan dengan layak, tidak terbebani biaya. “Insya Allah, yang beramal dan bersedekah, akan dilipatgandakan rezekinya,” kata Suhaili.

Sementara itu, KH Muhyidin Junaidi dalam ceramahnya memastikan, akan membawa kegiatan rahman rahim day menjadi kalendar nasional, akan dibahas di internal MUI, sehingga setiap tahunnya digelar secara nasional. Semoga, daerah lain di Indonesia melakukan hal yang sama.

“Saya akan rapatkan hal ini,” ujar Ketua MUI Bidang Kerja Sama Luar Negeri tersebut. Mudah-mudahan, harap KH Junaidi anak yatim dan piatu, yang hadir pada acara rahman rahim day kali ini, menjadi pemimpin masa depan, menjadi Menteri, Wakil Presiden RI, bahkan Presiden RI.

Karena, menurut KH Junaidi tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, yang terpenting berdoa dan ikhtiar. Apalagi, dibawah kepemimpinan Bupati HM Suhaili FT, anak yatim dan piatu diperhatikan lebih dan istimewa. “Pesan saya, kita tidak boleh malas. Karena kemalasan, awal dari keterpurukan,” cetusnya.

Yang mau berhasil, tambah KH Junaidi sering-sering Salat Tahajud, kemudian dilanjutkan dengan Salat Subuh, lalu menjalankan aktivitas atau pekerjaan sehari-hari, jangan tidur. Karena orang yang berhasil dan sukses, adalah orang-orang yang taat beribadah dan jarang tidur.

“Sekali lagi, kegiatan rahman rahim day ini, akan saya rapatkan untuk masuk kalendar nasional,” tekannya. (dss/adv)

Berita Lainnya

Hutan Rinjani Terbakar, Pendakian Ditutup

Redaksi Lombok Post

TGB Mendapat Pengakuan Dunia, Terima Penghargaan dari Al-Azhar

Redaksi Lombok Post

Pemprov NTB Cari 414 CPNS

Redaksi Lombok Post

Mobil Mewah Terbakar di Dakota

Redaksi Lombok Post

Petugas Dinsos Bongkar Modus Gepeng

Redaksi Lombok Post

Gubernur Harus Turun Tangan Evaluasi Pengelolaan TPA Kebon Kongok

Redaksi Lombok Post

Guru Honorer Digaji Rp 2,5 Juta, Dana Disiapkan Pemerintah Pusat

Redaksi Lombok Post

Dicari 197.111 CPNS, Kuota untuk NTB Diumumkan Akhir Oktober

Redaksi Lombok Post

Pelamar CPNS NTB Bisa 74 Ribu

Redaksi Lombok Post