Lombok Post
Politika

Demokrat Siapkan Satu Nama di Pilwali 2020

TGH Mahally Fikri

MATARAM-Partai Demokrat (PD) sudah punya calon sendiri yang akan diusung di Kota Mataram. Hal ini, disampaikan ketua DPD PD NTB TGH Mahally Fikri. PD rupanya, ogah terus-terus di bawah bayang-bayang petahana atau figur dari partai politik (Parpol) lain.

“Kami sudah punya calon,” kata Mahally.

Hanya saja, maintain Ketut KPU NTB  ini masih enggan menyebut siapa figur yang dimaksud.  Mahally beralasan masih mencari waktu tepat menyampaikan pada publik. Siapa sosok yang akhirnya diusung PD nanti.

“Nanti, iya, tapi nanti,” kelitnya.

PD ingin berstategi dengan waktu. Nama kandidat masih disimpan rapat-rapat. PD cukup beralasan untuk pede mengusung calon sendiri. Mengingat, perolehan empat kursi relatif ideal mengusung figur sendiri.

Sekalipun harus membuka ruang koalisi dengan partai lain demi menggenapi dukungan minimal delapan kursi.

“Segala sesuatu akan tergadai oleh waktu,” imbuhnya puitis, sembari mengulum senyum.

Mahally, memastikan bila figur itu merupakan kader PD sendiri. Hanya saja ia keukuh enggan membocorkan lebih banyak tentang figurnya itu. Bila dilihat dari peluang dan kabar yang pernah berkembang, HMS Kasdiono salah satu yang bisa saja dimaksud Mahally.

Bila ini benar, maka ini akan jadi akhir dari rumor tak sedap antara Kasdiono dengan Mahally yang kerap dikabarkan tak sepaham di kepartaian. Atau ada calon lain?

“Ya pokoknya kader,” tegasnya.

Selain itu, Mahally juga menanggapi kabar bila PD akan koalisi dengan PDIP di Kota Mataram. Menurutnya dalam politik sah-sah saja untuk saling klaim. Pada akhirnya waktu pula yang akan menjawab apakah koalisi dan kesepakatan politik tercapai atau tidak.

Ah? Boleh (dianggap akan koalisi)” jawabnya enteng.

Mahally terus mengamati dinamika politik yang terjadi. Termasuk berbagai wancana pasangan politik yang muncul. Menurutnya semua itu sah-sah saja. Semua akan pasti sesaat setelah pendaftaran pasangan calon di KPU. Dan itu, dinilai masih lama.

“Masih wacana semua, Selly-Ahda itu semua wacana,” kata ia memberi contoh.

Informasi ini, sekaligus menjawab keraguan politik PD beberapa waktu terakhir. Termasuk di Kota Mataram. Saat itu, Ketua DPC PD Kota Mataram HM Zaini mengisyaratkan bila PD kemungkinan tidak akan ikut dalam hiruk-pikuk mengusung calon sendiri di Kota Mataram.

PD ingin fokus mengawal kebijakan pemerintah melalui kursi parlemen.

“Kita kan beda-beda jalur,” kata Zaini.

Ia menganggap pertarungan untuk duduk di kursi DPRD dengan kursi kepala daerah sama-sama sulit dan punya tantangan berbeda. Zaini mengesankan apa yang sudah dicapai PD di Kota Mataram cukup membuatnya puas. Sehingga belum saatnya untuk memikirkan mencari figur yang akan diusung di Pilwali 2020.

“Itu yang dieksekutif kalau nyalon di DPRD belum tentu terpilih,” cetusnya. (zad/r2)

Berita Lainnya

PKS-Golkar Terancam Bubar Di Pilbup Lombok Tengah 2020

Redaksi Lombok Post

Diunggulkan di KLU, Itra: Saya Pasif!

Redaksi Lombok Post

Selly gak Jadi Nyalon? Sisa Empat Hari Belum Daftar Ikut Penjaringan

Redaksi Lombok Post

Gandeng Kejaksaan, Gerindra Buru Figur

Redaksi LombokPost

Muis Belum Tertarik Jadi Bupati

Redaksi LombokPost

Najmul-Djohan, Berebut PDIP

Redaksi LombokPost

Satu Bulan Lagi, PKB Punya Calon

Redaksi LombokPost

Husein Temui Mori

Redaksi LombokPost

Politisi, Harus Bebas Narkoba

Redaksi LombokPost