Lombok Post
Politika

Najmul-Djohan, Berebut PDIP

Raden Nuna Abriadi

MATARAM-Kabar H Najmul Akhyar dan H Djohan Sjamsu, ikut pendaftaran penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati di DPC PDIP Kabupaten Lombok Utara (KLU) dibenarkan Wakil Ketua Kehormatan DPD PDIP NTB Raden Nuna Abriadi.

Pendaftaran keduanya sekaligus mengonfirmasi dua nama itu, berniat akan berlaga di Pemilihan Bupati (Pilbup) KLU 2020.

“Sementara baru dua, H Djohan Sjamsu dan H Najmul Akhyar,” kata Nuna.

Rivalitas dua nama ini sudah diprediksi jauh-jauh hari. Pertarungan Najmul dan Djohan bakal terulang di Pilbup KLU 2020. Djohan sendiri mendaftar  menggunakan partai yang jadi afiliasi politiknya yakni PKB. Sedangkan Najmul, mengirim timnya mendaftar di PDIP.

“Ya alhamdulillah, siapapun kader terbaik PDIP terbuka sebagai kendaraan politik,” terangnya.

Sementara ini, baru dua nama yang terlihat akan mencalonkan diri di PDIP. Nuna mengaku belum melihat ada figur lain yang akan ikut bertarung di Pilbup KLU 2020.

“Kalau Pak Sekda (H Suardi) saya dengar beliau mau lewat indepeden,” imbuhnya.

Saat ditanya apakah ia akan mendaftar juga ikut penjaringan DPC PDIP? Nuna berkelit. Menurutnya ia masih harus mempertimbangkan banyak hal sebelum memutuskan ikut pilbup 2020 atau tidak.

Belakangan Nuna disebut-sebut semakin mesra hubungannya dengan bupati petahana H Najmul Akhyar. Dekatnya hubungan itu mendorong aspirasi agar ia berpasangan dengan Najmul.

“Semua orang boleh menafirskan (kedekatan saya dengan Najmul) tapi ini sebenarnya masih di awang-awang,” ujarnya.

Ia sendiri belum bisa memutuskan akan maju atau tidak di Pilbup KLU 2020. Ada banyak hal yang harus ia perhitungan terutama terkait untung rugi bila memutuskan untuk maju. Namun di sisi lain ia mengaku bangga. Dirinya dianggap mampu dan punya kapabelitas untuk membangun KLU dengan munculnya aspirasi agar ia ikut bertarung.

“Saya senang dan merasa bangga,” ungkapnya.

Lalu ke siapa PDIP nantinya berlabuh? Nuna mengatakan ada mekanisme partai untuk menentukan pilihan. Namun yang pasti siapapun yang didukung PDIP nanti ia optimis bisa membawa kemenangan bagi yang didukung.

“Kita punya tiga kursi dan itu urutan ke tiga (perolehan suara di KLU)” tandasnya.

 Najmul sendiri, jauh-jauh hari mengisyaratkan peluang dirinya menggandeng Nuna. Bupati KLU itu pernah punya kedekatan dengan Nuna yang juga mantan ketua tim pemenangan Jokowi-Makruf di KLU.

“Dengan siapa saja masih cair,” kata Najmul dalam wawancara terakhir dengan Lombok Post. (zad/r2)

Berita Lainnya

PKS-Golkar Terancam Bubar Di Pilbup Lombok Tengah 2020

Redaksi Lombok Post

Diunggulkan di KLU, Itra: Saya Pasif!

Redaksi Lombok Post

Selly gak Jadi Nyalon? Sisa Empat Hari Belum Daftar Ikut Penjaringan

Redaksi Lombok Post

Gandeng Kejaksaan, Gerindra Buru Figur

Redaksi LombokPost

Muis Belum Tertarik Jadi Bupati

Redaksi LombokPost

Demokrat Siapkan Satu Nama di Pilwali 2020

Redaksi LombokPost

Satu Bulan Lagi, PKB Punya Calon

Redaksi LombokPost

Husein Temui Mori

Redaksi LombokPost

Politisi, Harus Bebas Narkoba

Redaksi LombokPost