Lombok Post
Poltekpar Lombok Today

320 Mahasiswa Baru Widyawisata ke Industri

WIDYAWISATA: Mahasiswa baru Poltekpar Lombok tengah menyimak presentasi oleh pemateri dari Hotel Lombok Raya mengenai industri akomodasi dan MICE, beberapa waktu lalu.

SELURUH mahasiswa baru Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok melakukan widyawisata ke industri hotel dan travel. Berlangsung selama dua hari, 11-12 September, widyawisata ini menjadi tahap awal bagi mahasiswa baru agar kompeten dan siap bekerja sesuai dengan sektor atau industri yang akan dilayani.

“Orientasi seperti ini menjadi tahap awal bagi mahasiswa baru untuk bersentuhan langsung dengan industri. Dimana kelak mereka akan berkarir dan berwirausaha setelah menamatkan pendidikannya di Poltekpar Lombok,” terang Iswayana Adhi Putra, kasubag Akademik dan Kemahasiswaan Poltekpar Lombok.

Iswayana menjelaskan, demi mewujudkan kompetensi dan kualifikasi yang memadai, kurikulum yang dikembangkan di kampus Poltekpar Lombok telah disesuaikan dengan skema kualifikasi. Skema tersebut juga telah ditetapkan oleh lembaga sertifikasi pihak Pertama (LSPP1-Poltekpar Lombok).

“Dengan demikian mahasiswa diharapkan mampu menguasai kompetensi yang merupakan syarat utama untuk menjadi kompeten pada kualifikasi tertentu,” katanya.

Objek kunjungan widyawisata berbeda-beda tergantung kesepakatan yang ditetapkan oleh masing-masing program studi. Dimulai dari Program Studi Tata Hidang bersama Program Studi Seni Kuliner yang memilih Sheraton Senggigi Beach Resort sebagai ojek wisata yang akan dikunjungi. “Dari sini diharapkan mahasiswa dapat memperolehh pengalaman produk dan jasa hotel chain international,” jelasnya.

Program Studi Divisi Kamar menetapkan objek kunjungan ke Hotel Lombok Astoria. Dengan misi untuk mengenalkan produk dan layanan city hotel.

“Fasilitas dan konsep layanan city hotel yang berbeda dengan resort hotel menimbulkan daya tarik tersendiri bagi program studi divisi kamar. Terlebih di Lombok sendiri jumlah resort hotel yang lebih banyak di banding city hotel,” lanjutnya.

Terakhir, Program Studi Usaha Perjalanan Wisata (UPW) mengunjungi Museum Nusa Tenggara Barat, A&T Travel and Tours serta Hotel Lombok Raya.

“Museum merupakan sumber informasi yang dapat diakses dengan mudah untuk memahami banyak dimensi di masyarakat. Mulai dari sejarah, adat istiadat, kesenian dan budaya serta peradaban Nusa Tenggara Barat. Sebagai industri terdepan yang paling awal berhadapan dengan wisatawan, mahasiswa UPW diharapkan mampu memberikan informasi yang akurat kepada wisatawan,” jelasnya.

Selain obyek tujuan utama, manakala tersedia waktu yang cukup, mahasiswa diperkenankan untuk mampir di beberapa obyek wisata sepanjang perjalanan pergi dan pulang dari obyek tujuan utama.

Selama kegiatan berlangsung, masing-masing perusahaan yang dikunjungi melakukan persentasi di hadapan para mahasiswa. Ada pula sesi tanya jawab antara mahasiswa dengan pemateri. Bertujuan agar mahasiswa memperoleh informasi lebih rinci mengenai tata kelola hotel dan travel agent sekaligus mengisi laporan kelompok yang wajb dibuat oleh mahasiswa.

Salah seorang dosen pendamping dari Program Studi Tata Hidang, Mandra,,menuturkan bahwa selama di hotel tujuan, mahasiswa tak hanya melihat secara langsung kegiatannya. Namun juga diajak untuk kursus table manner.

“Kursus table manner, sopan santun di meja makan juga ada. Sebagai calon professional di sektor pariwisata, seluruh mahasiswa diberikan pemahaman dengan tata cara atau sopan santun di meja makan. Hal ini tidak terlepas dari pasar wisatawan yang akan mereka hadapi, yaitu: wisatawan domestik atau nusantara dan wisatawan mancanegara,” katanya.

Terakhir, Iswayana melanjutkan, dari kegiatan widyawisata ini diharapkan mahasiswa mampu mengaplikasikan konsep-konsep dasar pengelolaan bidang kerja yang telah dipelajari di kampus. “Outputnya adalah mahasiswa dapat merasakan sendiri produk dan pelayanan yang dihasilkan industri, serta mengenal dan memahami karakter industri pariwisata di Pulau Lombok sebagai tempat bekerja dan berwirausaha di masa yang akan datang,” tutupnya. (eka)

Berita Lainnya

Lombok Harus Gencar Halal Tourism

Redaksi Lombok Post

Mahasiswa PKL ke Tana Toraja

Redaksi Lombok Post

Gelar Lombok Tabex November Mendatang

Redaksi Lombok Post

Gelar Gala Dinner Event Hingga Desember

Redaksi Lombok Post

Peran Dosen di Kancah Internasional

Redaksi Lombok Post

Rutin Gelar Bakti Wisata

Redaksi Lombok Post

Turut Mengembangkan SDM Pariwisata Labuan Bajo

Redaksi Lombok Post

Peningkatan Kompetensi SDM di Mandalika

Redaksi Lombok Post

Kemenpar Berikan Pelatihan TOT Desa Wisata kepada 20 Dosen

Redaksi Lombok Post