Lombok Post
KESEHATAN

Seberapa Pentingkah Membuat Asuransi Gigi?

Mulut adalah salah satu bagian tubuh yang paling banyak mengandung bakteri. Perlu perawatan ekstra untuk merawat dan menjaga kebersihannya. Sayangnya masih banyak yang belum mengetahui cara merawat kebersihan mulut dengan baik dan benar. Banyak yang sering menyepelekan hal ini. Padahal kalau tidak dibersihkan, akan menyebabkan masalah pada mulut. Bagian yang paling sering terkena dampaknya adalah gigi.

Seringkali orang merasa malas atau lupa untuk menggosok gigi. Tak heran kalau 70 persen orang Indonesia pernah mengalami masalah pada giginya. Masalah pada gigi tidak bisa diobati sembarangan. Butuh perawatan khusus tersendiri dari dokter gigi. Itupun harus dokter gigi yang berpengalaman.

Banyak yang sering mengabaikan rasa sakit pada gigi. Padahal sakit gigi bukan perkara yang bisa dianggap remeh. Akibat terburuk dari sakit gigi adalah kematian. Saat ini ada beberapa perusahaan asuransi yang menawarkan produk asuransi gigi. Sayangnya di Indonesia, masih jarang yang mengikuti asuransi ini. Padahal asuransi gigi sangat berguna, terutama untuk kamu yang punya masalah pada gigi. Apa saja itu? Yuk simak!

  1. Meringankan beban biaya

Perawatan gigi membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Bahkan dibanding anggota tubuh lain, perawatan gigi termasuk yang paling mahal. Apalagi kalau yang dilakukan adalah perawatan rutin. Engga terbayang berapa besar biaya yang harus dikeluarkan. Mengingat biaya tersebut hanya dikeluarkan untuk gigi, belum untuk anggota tubuh lain.

Banyak faktor yang menyebabkan tingginya biaya yang dikeluarkan.

  • Alat dan bahan material yang menunjang perawatan pasien yang tidak murah. Untuk membeli kursinya saja menghabiskan uang yang bisa buat kamu menelan ludah. Ada pula berbagai bahan material yang harus dibeli dari luar negeri. Biasanya karena bahan tersebut tidak diproduksi di dalam negeri. Memang pada dasarnya tidak ada alat kedokteran yang murah.
  • Sulitnya kasus yang dialami pasien. Kebanyakan pasien dokter gigi mengalami permasalahan gigi berlubang (karies). Kalau masih tahap awal, biasanya tidak akan sulit ditangani. Namun kalau sudah parah,bahkan hingga membusuk, tentu butuh penanganan khusus.
  • Rumitnya pekerjaan yang dilakukan dokter gigi. Perlu kalian ketahui, pekerjaan dokter gigi bukan hanya sekadar mendengar dan menulis resep saja, loh. Untuk membuat diagnose setepat mungkin, mereka harus memeriksa seluruh bagian rongga mulut pasien. Maka tak heran kalau untuk perawatan satu orang pasien bisa memakan waku sampai 30 menit. Belum lagi saat mengobati pasien, seperti menambal gigi. Butuh ketelitian super agar mendapat hasil yang tepat.
  1. Risiko kematian

Percaya atau tidak, ternyata sakit gigi memiliki risiko kematian juga. Kematian karena sakit gigi tidak bisa dianggap remeh. Korbannya juga tidak sedikit. Mulai dari masyarakat biasa hingga public figure tercatat meninggal dunia akibat sakit gigi yang tidak dirawat. Kebanyakan mereka tidak mengobati sakitnya karena tidak adanya biaya.

Kematian bisa disebabkan karena infeksi yang diakibatkan oleh bakteri yang memproduksi asam. Asam tersebut menggerogoti gigi dan menyebabkan lubang pada gigi. Biasanya penderita akan mengabaikan lubang pada gigi tersebut. Hal ini menyebabkan lapisan pulp terinfeksi dan membentuk asbes di sekitar tulang gigi.

Asbes yang tidak diobati itu akan menyebar dan mengakibatkan infeksi jaringan. Infeksi ini menyebabkan sesak napas, sulit menelan, dan yang terburuk adalah kematian. Selain itu, gigi berlubang juga dapat meningkatkan risiko sakit jantung.

Itulah alasan-alasan penting yang membuatmu harus memiliki asuransi gigi. Sakit gigi bukan hal yang bisa dianggap remeh. Semakin lama diabaikan, makin besar pula kemungkinan terburuk akan menghampiri. Namun, dengan biaya perawatan yang semakin mahal, tak heran kalau banyak yang mengurungkan niat untuk berobat. Walau mungkin mereka sudah tahu akibat dari penundaan tersebut.

Meski belum populer di Indonesia, saat ini sudah ada banyak perusahaan asuransi yang menyediakan produk asuransi gigi. Sebelum mendaftarkan gigimu ke perusahaan asuransi, baiknya ketahui dulu jenis perawatan yang ditawarkan. Ada asuransi gigi perawatan dasar (basic care), Asuransi gigi perawatan kompleks (major care), dan terakhir adalah asuransi pemasangan gigi palsu.

Berita Lainnya

Perhimpunan Intervensi Kardiologi Indonesia Klarifikasi Pernyataan Menkes

Redaksi Lombok Post

BAHAYA ROKOK ELEKTRIK BAGI KESEHATAN PARU

Redaksi Lombok Post

Vape Potensi Besar Sebabkan Penyakit

Redaksi Lombok Post

Sakit Jantung Apa Bisa Dicegah?

Redaksi Lombok Post

Diare, Pembunuh Balita Nomor Satu di Indonesia

Redaksi Lombok Post

Bahaya Jika Malas Ganti Pakaian Dalam

Redaksi Lombok Post

Hindari Makanan Ini Kalau Datang Bulan

Redaksi Lombok Post

Bahaya Selfie untuk Kesehatan

Redaksi Lombok Post

4 Makanan Berikut Bisa Merusak Kulit Anda

Redaksi Lombok Post