Lombok Post
Headline NASIONAL

Warga NTB Dievakuasi ke Jayapura

Masyarakat yang antre di Bandar Wamena Papua.

MATARAM-Papua belum kondusif. Warga NTB yang tinggal di Wamena, Papua diungsikan. Sebagian telah dievakuasi ke Jayapura. Tapi mereka belum bisa pulang langsung ke NTB.

Alhamudulillah sudah terbang ke Jayapura pakai pesawat Hercules, tapi masih ada beberapa yang menyusul besok,” kata Taufikurrahman, salah seorang purna praja IPDN asal NTB yang tugas di Wamena, pada Lombok Post, kemarin (29/9).

Dia tidak menerangkan lebih jauh bagaimana kondisi warga di sana. Taufik hanya menyebut sebagian masih di Wamena, dan akan diungsikan secara bertahap. Mereka sudah mengupayakan semua warga dievakuasi karena situsi di sana belum aman.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial NTB Hj Wismaningsih Drajadiah menerangkan, pihaknya terus memantau warga NTB di sana. Dinas Sosial NTB bahkan sudah langsung mengirim tim ke Papua. Rencananya, pagi ini mereka tiba dan akan melaukan pendataan. ”Proses selanjutnya kita tunggu informasi tim,” ujarnya.

Mereka juga telah mengirimkan bantuan dana untuk logistik dan obat-obatan bagi warga NTB di Wamena dan Jayapura. ”Sementara dukungan logistik dari Kemensos RI telah berangkat hari ini,” katanya.

Informasi terakhir yang didapatkan, 37 orang pengungsi yang ada di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) sudah dievakuasi ke Jayapura. Tapi masih ada 13 orang yang mengungsi di Kodim dan lima orang di Kabupaten Yalimo.

Gubernur NTB H Zulkieflimansyah sejak beberapa hari lalu sudah meminta, warga NTB dievakuasi dari Wamena dengan pesawat komersial. Tapi, saat itu tidak bisa karena tidak ada jadwal penerbangan pesawat dalam dua hari ini. Penerbangan baru ada tanggal 3-4 Oktober. ”Tapi Hercules disiapkan, sehari empat kali,” ujar Wismaningsih.

Jumlah warga NTB di Wamena sebelumnya 171 orang, sebagian besar sudah diungsikan ke luar dari Wamena. Sisanya tinggal 13 orang dan lima lainnya di Yalimo. Tapi rencananya akan dievakuasi hari ini.

Di Jayapura lebih aman, warga ditampung di Yonif 751/Jayapura. ”Sudah ada yang pulang ke Makassar, Jakarta, dan Bima,” katanya.

Para korban rumahnya dibakar, sebagian tidak dibakar, tapi mereka ketakutan. Kondisi mereka mulai sakit-sakit karena trauma. Mereka juga takut dengan ancaman.

Untuk memantau kondisi terakhir, pihaknya terus koordinasi dengan semua pihak terkait. Termasuk pengiriman bantuan dan obat-obatan dari Dinas Kesehatan NTB. Koordinasi juga dilakukan dengan Komandan Detasemen Wamena Letkol Pnb Arief Sudjatmiko.

Ia berharap, upaya evakuasi warga NTB di Papua ini berjalan dengan mulus tanpa adanya korban. Setiap perkembangan akan dilaporkan dan disikapi segera. ”Kita tunggu dan mari sama-sama kita doakan kondisi warga kita di sana,” pungkasnya.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTB Najamudin Amy menambahkan, gubernur terus  memantau kondisi warganya dari NTB. Dia memerintahkan evakuasi warga NTB korban kerusuhan segera mendapatkan pelayanan evakuasi dari Wamena ke Jayapura.

Dia juga berterimakasih kepada warga Bima, Dompu, Kemensos RI, TNI dan Polri yang telah membantu warga NTB di sana.

Kapolda NTB Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan, evakuasi warga NTB di Wamena sudah dievakuasi. Terkait proses evakuasi warga NTB sudah diserahkan pemprov NTB. ”Saya tidak tahu apakah evakuasinya dilakukan ke Jayapura atau dipulangkan ke NTB. Belum saya mendapatkan laporannya,” kata Nana.

Sejauh ini, pihak kepolisian masih melakukan pengamanan. ”Saat ini, masih dalam proses pemulihan,” ungkapnya.

Sampai saat ini, belum ada masyarakat NTB yang menjadi korban di Wamena. Mereka masih aman. ”Tidak ada korban jiwa dari NTB. Mudahan masyarakat NTB di Wamena selalu aman,” pungkasnya.    (ili/r3)

Berita Lainnya

Defisit Berkurang, Pemadaman Belum Hilang

Redaksi Lombok Post

Penanaman dan Survei Serentak The BEST of Lombok Tahap I

Redaksi Lombok Post

PLN Harus Beri Kompensasi Akibat Seringnya Pemadaman

Redaksi Lombok Post

Pemerintah Loteng Maunya Minimal 20 Persen Anak Miliki KIA

Redaksi Lombok Post

Byarpet Bikin Mumet

Redaksi Lombok Post

Pemadaman Bergilir Resahkan Pelanggan, Mahasiswa Gedor Kantor PLN

Redaksi Lombok Post

Target Pembangunan Pembangkit Meleset, Manajemen PLN Klarifikasi ke Ombudsman

Redaksi Lombok Post

Lalu Irwan Janjikan Perbaikan Jembatan dan Tempat Pemakaman Dasan Geres Tahun Depan Melalui Pokir

Redaksi Lombok Post

Gubernur Terima DIPA dan Dana Transfer dari Presiden

Redaksi Lombok Post