Lombok Post
Headline Metropolis

Lahan Sirkuit MotoGP Belum Klir

H Zulkieflimansyah

MATARAM-Kisruh lahan masih mengganjal pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Setelah pemerintah memberikan uang kerahiman, masih ada lahan enklave  yang belum tuntas. Belakangan, muncul klaim warga atas beberapa lahan yang belum dibebaskan.

                Terkait itu, Gubernur NTB H Zulkieflimansyah mengatakan, lahan merupakan masalah sensitif. Pemerintah tidak mau hak-hak masyarakat terbaikan. Pembangunan harus tetap memperhatikan masyarakat setempat. ”Kita tidak mau juga masyarakat tidak diperhatikan,” katanya, kemarin.

Di sisi lain, Zul juga menekankan, warga juga harus adil. Jangan karena ada pembangunan skala besar, kemudian mereka menaikkan harga terlampau tinggi. Cara-cara seperti itu menurutnya juga tidak baik. Harga yang diberikan harus rasional dan tidak mengada-ada. “Jangan sampai juga harganya keterlaluan,” kata Zul.

Standar harga yang ditetapkan tim appraisal hanya Rp 75 juta hingga Rp 80 juta per are. Tetapi dalam perkembangannya, ada yang meminta Rp 300 juta hingga Rp 500 juta per are.

Terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Lalu Gita Ariadi berharap, proyek pembangunan Sirkuit Mandalika tetap berjalan sesuai jadwal. Semua pihak diharapkan mendukung pembanguan. ”Ketika ada permasalahan, tim ITDC dan pemda Lombok Tengah terus mencari solusi,” katanya.

Untuk lahan-lahan eknlave penyelesaiannya diserahkan ke PT ITDC. Mereka akan melakukan jual beli, diselesaikan secara bisnis. Sebagian ada yang sudah menerima dibayar. Tapi ada 2,6 hektare lahan mau menggunakan sistem tukar guling. Sebagian lagi tetap membawa ke proses hukum.

Saat semua sedang berproses, ada lagi warga yang memagar lahan tempat sirkuit. Dia akan berkoordinasi dengan ITDC seperti apa penyelesainnya. (ili/r5)

Berita Lainnya

Honda Awali 2020 Dengan Edukasi Keselamatan Berkendara

Redaksi Lombok Post

Ruslan Turmuzi : Pembangunan Kereta Gantung Bukan Skala Prioritas

Redaksi Lombok Post

Ikut Pilkada 2020, Selly dan Saswadi Akan Dimutasi

Redaksi Lombok Post

Kelompok Pecinta Alam Tolak Pembangunan Kereta Gantung Rinjani

Redaksi Lombok Post

Pemprov Berharap Investor Kereta Gantung di kawasan Gunung Rinjani Serius

Redaksi Lombok Post

Pasien BPJS Sumbang Rp 166,2 Miliar

Redaksi Lombok Post

TKI NTB Sumbang Devisa Tertinggi

Redaksi Lombok Post

Dishub Pastikan Rute Lari dan Bersepeda Ironman 7.3 Lombok 2020 Aman

Redaksi Lombok Post

All New Honda BeAT Series dengan Berlimpah Teknologi Baru

Redaksi Lombok Post