Lombok Post
Headline Metropolis

Pendaftaran CPNS Dibuka November, 443 Orang Langsung Lolos

CALON ABDI NEGARA: Para peserta CPNS berusaha menjawab soal dalam seleksi CPNS 2018 lalu.

MATARAM-Kabar gembira bagi pelamar CPNS. Mereka yang lulus passing grade tahun lalu akan langsung lolos. Mereka tidak perlu seleksi kompetensi dasar (SKD) lagi. Tinggal daftar dan seleksi kompetensi bidang (SKB). Kemudian duduk manis menunggu pengumuman.

Di Pemprov NTB, jumlah pelamar yang bisa langsung lolos sebanyak 443 orang. Mereka adalah peserta yang memenuhi passing grade tahun 2018 tetapi tidak diterima karena kuota terbatas. Jumlah peserta yang memenuhi passing grade mencapai 823 orang, hanya 380 orang yang diterima menjadi PNS.

“Nilai mereka tahun lalu dipakai tahun ini jadi nilai SKD-nya,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB H Fathurrahman, kemarin.

Hal itu disepakati Badan Kepegawaian Nasional (BKN), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), bersama seluruh BKD se-Indonesia, 25 September lalu.

Peserta yang lulus SKD tidak ikut tes dengan menunjukkan nilainya. Itu menandakan mereka pernah lulus. Kalau pun mereka tidak diterima tahun lalu, itu karena kuota yang terbatas.

”Untuk kelulusan P1 akan diterima dengan nilai yang mereka dapatkan dulu,” jelasnya lagi.

Meski demikian, diterima tidaknya menjadi PNS tergantung formasi dari pusat. Jika ada formasisesuai jurusan, peluang mereka terbuka. Tapi kalau tidak ada formasi sesuai jurusannya, mereka tidak bisa diterima. ”Mudah-mudahan semua kuota yang kita usulkan diterima pusat,” katanya.

Fathurrahman mengingatkan, meski bisa lolos, mereka harus tetap mendaftar. Saat mendaftar itulah mereka sertakan nilai SKD tahun lalu.

Data-data mereka tidak bisa diubah. BKN sudah menyimpan data dan nilai mereka. ”Pusat sudah tahu mereka lulus passing grade atau tidak,” ujarnya.

Sementara itu, rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) masih ditunda. Pusat butuh melakukan perbaikan beberapa hal teknis. Termasuk sosialisasi, jangan sampai pelaksanaanya mendadak dan pemda belum menyiapkan anggaran.

Jika memang dibebankan ke daerah, sebaiknya rekurtmen PPPK diserahkan ke pemda agar bisa mencari SDM sesuai kebutuhan.

Berdasarkan jadwal, kuota CPNS akan diumumkan pertengahan Oktober. Pemprov mengusulkan 500 formasi CPNS. Terdiri dari tenaga guru SMA 76 formasi, guru SMK 113 formasi, guru SLB 36 orang. Tenaga kesehatan ahli 121 formasi, tenaga kesehatan terampil 104 formasi. Kemudian jabatan fungsional tertentu 50 orang.

Sekretaris BKD Yus Harudian Putra menambahkan, pendaftaran dimulai awal November. Kemudian pengumuman hasil seleksi administrasi pada Desember 2019. Peserta akan diberikan waktu sanggah hasil seleksi administrasi pada bulan Januari 2020. ”Peserta yang merasa sudah lengkap bisa menyanggah,” jelasnya.

Pengumuman jadwal proses SKD dilakukan pada Januari. Sementara proses tes SKD dan SKB sendiri akan dilaksakana pada Februari-Maret. Pengumuman penerimaan CPNS akan dilakukan pada bulan April 2020. (ili/r3)

Berita Lainnya

Honda Awali 2020 Dengan Edukasi Keselamatan Berkendara

Redaksi Lombok Post

Ruslan Turmuzi : Pembangunan Kereta Gantung Bukan Skala Prioritas

Redaksi Lombok Post

Ikut Pilkada 2020, Selly dan Saswadi Akan Dimutasi

Redaksi Lombok Post

Kelompok Pecinta Alam Tolak Pembangunan Kereta Gantung Rinjani

Redaksi Lombok Post

Pemprov Berharap Investor Kereta Gantung di kawasan Gunung Rinjani Serius

Redaksi Lombok Post

Pasien BPJS Sumbang Rp 166,2 Miliar

Redaksi Lombok Post

TKI NTB Sumbang Devisa Tertinggi

Redaksi Lombok Post

Dishub Pastikan Rute Lari dan Bersepeda Ironman 7.3 Lombok 2020 Aman

Redaksi Lombok Post

All New Honda BeAT Series dengan Berlimpah Teknologi Baru

Redaksi Lombok Post