Lombok Post
Headline Metropolis

Pre Sales Online Tickets MotoGP Lombok Bakal Dihadiri Alex Rins, 20 Ribu Tiket Dijual November

KONSTRUKSI DIMULAI OKTOBER: Proses land clearing yang sudah dilakukan di sejumlah titik yang akan menjadi street circuit event MotoGP Lombok di KEK Mandalika tahun 2021, terlihat dari pantauan udara, kemarin (18/8). Konstruksi sirkuit dimulai pada Oktober 2019.

MATARAM-Demam MotoGP Lombok segera dimulai. Sebulan lagi, tepatnya November 2019, penjualan tiket perdana event balap motor paling akbar di dunia tersebut akan dilakukan. Total ada 20.000 tiket yang akan dilepas kepada para penggila MotoGP di seluruh dunia. Tiket hanya akan dijual secara online.

                Rencananya, event penjualan tiket perdana tersebut akan dihadiri langsung pembalap Suzuki Ecstar Alex Rins. Riders asal Spanyol tersebut kini menempati posisi ketiga klasemen pembalap MotoGP 2019. Dia sudah dua kali menjadi juara. Yakni pada seri MotoGP Austin, Amerika Serikat, dan seri MotoGP Inggris 25 Agustus lalu.

Rencana penjualan tiket perdana tersebut dipaparkan Direktur Konstruksi dan Operasi PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Ngurah Wirawan dalam Rapat Koordinasi Pariwisata Daerah NTB yang digelar Dinas Pariwisata NTB di Mataram, kemarin (9/10). Rakor dibuka Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah.

Ngurah mengungkapkan, event penjualan tiket perdana tersebut akan digelar pihaknya bersama Kementerian Pariwisata. Alex Rins, menjadi salah satu pembalap MotoGP yang sudah memastikan hadir.

                “Penjualan tiket perdana ini bagian dari profiling penonton MotoGP Lombok 2021,” kata Ngurah.

                Tanggal penyelenggaraan MotoGP Lombok 2021 memang belum diumumkan secara resmi oleh DORNA, penyelenggara MotoGP. Namun, Ngurah memperkirakan, event MotoGP Lombok akan digelar kemungkinan pada Oktober 2021. Bisa jadi di antara seri MotoGP Australia dan seri MotoGP Sepang, Malaysia. Pengumuman rencananya baru akan dilakukan DORNA pada Agustus tahun depan.

                Ngurah sendiri menegaskan, event MotoGP Lombok tahun 2021 tidak boleh mundur. Sebab, MotoGP Lombok bukan hanya event milik ITDC. Melainkan merupakan agenda negara. “Kami tidak akan mundur oleh hal-hal yang nggak penting,” tandas Ngurah.

                Saat ini kata dia, proses pembangunan sirkuit sudah dimulai. Kelak, sirkuit jalanan ini akan menjadi sirkuit MotoGP pertama di dunia yang berada di kawasan wisata. Sirkuit ini disebut-sebut menjadi yang terindah di dunia.

                Pembangunan sirkuit melibatkan konsultan yang telah berpengalaman membangun sedikitnya 85 sirkuit di seluruh dunia. Pada 2 Oktober 2019, Ngurah menyebutkan, proses penggalian jalan untuk sirkuit sudah mulai dilakukan.

Dia memastikan, proses pembangunan sirkuit tidak boleh ada kesalahan. Karena itu benar-benar diawasi secara teliti dan detil. Sebab, sekali sirkuit tidak mendapatkan sertifikat yang memenuhi syarat untuk penyelenggaran MotoGP, maka perlu waktu setahun lagi untuk perbaikan dan pengajuan kelayakan kembali.

Fasiltias Hotel

Terkait fasiltias hotel, Ngurah mengungkapkan, fasilitas hotel yang akan siap tahun 2020 di Mandalika sebanyak 372 kamar. Sementara tahun 2021, akan siap lagi 1.056 kamar hotel. Sehingga, MotoGP 2021 yang diperkirakan akan kedatangan lebih dari 100 ribu wisatawan mancanegara tidak akan mampu ditampung sepenuhnya di dalam kawasan.

Karena itu, dia memastikan, hotel-hotel di seluruh Pulau Lombok, bakal penuh dengan wisatawan pada saat event ini sedang digelar. Disebutkan, event MotoGP akan berlangsung selama tiga hari. Yakni pada latihan bebas, lalu perebutan pole position dan juga race utama. Di luar itu, para wisatawan tersebut tentu akan mengunjungi objek wisata lainnya di NTB. Termasu menikmati kekayaan budaya dan kuliner Bumi Gora.

Ngurah sendiri mengusulkan ada paket wisata yang bisa memasukkan homestay milik warga. Setidaknya kata Ngurah, butuh 10 ribu homestay untuk menopang hunian yang menjadi tempat tinggal wisatawan penggemar balap motor ini.

“Nanti, bisa saja, dari homestay para tamu tinggal di antar pakai motor ke Mandalika,” kata Ngurah.

Selain itu, fasilitas Glamping juga perlu disiapkan untuk menampung animo par apenggemar balap MotoGP. Glamping adalah kependekan dari kata glamorous camping. Kalau didefinisikan dalam bahasa Indonesia berarti cara camping mewah. Tidak seperti tempat camping biasa, Glamping adalah kegiatan camping yang sudah tersedia di dalamnya fasilitas penginapan sekelas hotel berbintang.

Karena itu, Ngurah memastikan, industri pariwisata NTB benar-benar akan menggeliat seiring dengan penyelenggaraan MotoGP 2021 tersebut. Dan semua itu, tidak bisa disiapkan oleh ITDC sendiri. Karena itu perlu dukungan semua pihak. Termasuk para pelaku industri pariwisata NTB. Dan juga para pemangku kepentingan lainnya.

Bandara Berbenah

 Untuk menopang MotoGP 2021, Lombok International Airport (LIA) juga berbenah. Masih dalam Rakor Pariwisata NTB tersebut, General Manajer LIA Nugroho Jati juga mengungkapkan bahwa perpanjangan landasan pacu LIA akan dimulai tahun 2019 ini juga. Diungkapkan, landasan pacu LIA akan diperpanjang 550 meter. Sehingga, pada 2021, landasan pacu LIA sudah akan mencapai 3.300 meter. Perpanjangan runway dilakukan ke arah timur runway yang sudah ada saat ini dan dijadwalkan rampung pada 2021.

Dengan landasan pacu tersebut, LIA pada 2021 sudah bisa didarati pesawat bebadan jumbo sejenis Boeing 777-200. Dengan pesawat ini, maka pada 2021, LIA sudah bisa melayani penerbangan langsung hingga ke Amsterdam di Belanda, atau ke London, Inggris.

Saat ini, dengan landasan pacu 2.750, bandara LIA memang paling maksimal bisa menjangkau penerbangan langsung ke Abu Dhabi di Uni Emirat Arab. Sementara untuk penerbangan ke Jeddah, meski masih bisa dijangkau, mesti ada pengurangan bobor pesawat. Artinya, pesawat tidak bisa terbang langsung ke Jeddah, andai dengan bobor maksimal.

Nugroho Jati juga mengungkapkan, pihaknya juga saat ini telah menuntaskan pembangunan taxiway paralel sisi barat. Dengan beroperasinya runway sisi barat ini, maka LIA kini sudah mampu menampung pergerakan pesawat sebanyak 18 dalam satu jam.

Selanjutnya mulai tahun depan, pihaknya juga meyiapkan pembagunan taxiway paralel sisi timur. Fasilitas ini akan rampung seiring dengan rampungnya perpanjangan landasan pacu. Khusus untuk termpat parkir pesawat, juga telah diperluas. Saat ini LIA telah mampu menampung 18 pesawat secara bersamaan.

Khusus untuk terminal penumpang, juga akan terus diperluas. Akan ada penambahan terminal penumpang seluas 20 ribu meter persegi. Direncanakan, perluasan terminal ini akan rampung pada November 2020. Dengan perluasan terminal ini, maka LIA sudah mampu menampung tujuh juta penumpang setahun. “Itu berarti, dalam satu jam, mampu menampung pergerakan 3.500 penumpang yang datang dang yang berangkat,” kata Nugroho.

Perlu HUB Baru

 Di sisi lain, dia mengemukakan, rute penerbangan dari dan menuju LIA kini juga sudah membutuhkan hub baru untuk penerbangan internasional. Saat ini, hub penerbangan internasional baru antara lain ada di Singapura dan di Malaysia. Selain juga di Perth, Australia.

Untuk rute penerbangan di Singapura, saat ini kata Nugroho sudah mulai susah mendapatkan slot time. Hal ini dikarenakan ramainya penerbangan ke negara kota tersebut. Saat slot time tersedia, jadwal rotasi pesawat milik maskapai yang tidak pas. Sehingga, rencana penerbangan dari dan menuju Singapura dari Lombok belum terealisasi saat ini.

Rencananya, penerbangan Lombok-Singapura akan masuk maskapai AirAsia. Sehingga, kalau ini terealisasi, maka rute Lombok-Singapura akan dilayani oleh dua maskapai. Yakni SilkAir yang sudah ada saat ini dan AirAsia.

Karena itu, Nugroho mendorong adanya hub baru. Yang paling potensial menjadi hub penerbangan ke Lombok adalah Bangkok, Thailand. Juga sejumlah bandara di Jepang, Hongkong, dan juga Seoul, Korea Selatan.

Khusus untuk Bangkok, menjadi yang paling potensial. Sebab, saat ini, Bangkok menjadi pintu masuk bagi 40 juta wisatawan mancanegara dari berbagai belahan dunia. Pun begitu dengan Hongkong, Seoul dan sejumlah bandara di Jepang. Termasuk kota Shanghai di Tiongkok.

Rute-rute tersebut kata Nugroho dapat dijangkau dengan pesawat narrow body seperti Beoing 737-900 ER yang melayani penerbangan Lombok-Jakarta dan kota-kota besar lainnya. Pesawat ini tak perlu transit, dan bisa melayani penerbangan langsung ke kota tersebut.

Khusus untuk penerbangan ke Australia, Nugroho menyarankan agar NTB membidik penerbangan ke Melbourne. Alih-alih rute penerbangan dari dan menuju Darwin. Penerbangan ke Melbourne jauh lebih menjanjikan, mengingat kota tersebut adalah kota bisnis dan merupakan kota terbesar kedua di Australia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata NTB HL Mohammad Faozal mengemukakan, saat ini pihaknya tengah menyiapkan sejumlah rute penerbangan baru dari dan menuju Lombok. Untuk penerbangan internasional, sedang dipersiapkan rute penerbangan ke Guangzou di Tiongkok, dan ke Darwin, Australia. Juga sedang dalam proses rute penerbangan ke Jeddah, Arab Saudi.

Untuk tahun 2020, kalender event yang sudah siap digelar di NTB adalah Festival Pesona Bau Nyale yang akan digelar pada 22 Februari hingga 6 Maret 2020. Lalu akan disambut dengan Festival Pesona Tambora 2020 yang akan digelar sepanjang 3 sampai 11 April 2020. Dilanjutkan dengan Pesona Khazanah Ramadhan 2020 pada 1 sampai 17 Mei. Kemudian Rinjani 100 pada 26-28 Juni 2020. Juga Tour de Lombok pada 14 sampai dengan 17 Juni.

Berikutnya Festival Pesona Moyo yang akan digelar pada 10 sampai dengan 30 September 2020. Lalu Bulan Pesona Lombok Sumbawa yang akan digelar pada 18 Agustus hingga 18 September 2020. Secara keseluruhan, target wisatawan NTB tahun depan kata Faozal adalah 4,5 juta wisatawan. Dia yakin, target itu akan terpenuhi seiring dengan bangkitnya pariwisata NTB. (kus/r6)

Berita Lainnya

Berbenah Setelah Kejahatan Terbongkar

Redaksi Lombok Post

Jokowi Janjikan Kejutan di Pengumuman Menteri

Redaksi Lombok Post

Hutan Rinjani Terbakar, Pendakian Ditutup

Redaksi Lombok Post

Kecanduan Mabok Bikin Goblok, Terdorong Nyolong demi Minuman Keras

Redaksi Lombok Post

TGB Mendapat Pengakuan Dunia, Terima Penghargaan dari Al-Azhar

Redaksi Lombok Post

Pemprov NTB Cari 414 CPNS

Redaksi Lombok Post

Syafrudin Perjuangkan 52 BTS Baru Dibangun di NTB

Redaksi Lombok Post

Mobil Mewah Terbakar di Dakota

Redaksi Lombok Post

Petugas Dinsos Bongkar Modus Gepeng

Redaksi Lombok Post