Lombok Post
Poltekpar Lombok Today

Gelar Gala Dinner Event Hingga Desember

BACA MENU: Pelaksanaan Gala Dinner Perdana Politeknik Pariwisata Lombok di Gedung 2 lantai 1 pada hari Selasa (8/10) dengan tema Chinese Food

POLITEKNIK Pariwisata Lombok menggelar Gala Dinner Event selama tiga bulan kedepan. Kegiatan ini merupakan simulasi memproduksi makanan dan minuman, mempresentasikan, hingga menghitung pengeluaraan dan penerimaannya, yang keseluruhannya dilakukan oleh mahasiswa program studi Seni Kuliner dan Tata Hidang.

“Event ini sebelumnya sudah dilakukan tahun lalu. Program studi Tata Hidang berkolaborasi dengan prodi Seni Kuliner menggelar Gala Dinner, dengan mengundang stake holders dari berbagai kalangan pemerintahan, industri, sekolah, LSM, swasta, serta ormas, untuk mencicipi hidangan yang sudah disediakan dan memberikan masukan,” ungkap Ramdah Radjab, selaku ketua program studi Tata Hidang.

Gala Dinner tersebut dilaksanakan setiap dua kali dalam seminggu, yaitu pada hari Selasa dan Kamis, terhitung dari awal bulan Oktober sampai Desember mendatang. Dengan menyuguhkan empat tema makanan, yaitu Chinese, Mexican, Italian, dan Middle East Cuisines

“Kami mengubah lantai 1 di Gedung 2 Perkuliahan menjadi restaurant serta bar. Dan di tahun 2020 nanti, kami sudah memiliki restaurant sendiri yang akan digunakan untuk event ketiga” kata Ramdah.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk merangsang kreatifitas mahasiswa, agar mereka mampu menjadi entrepreneur di kemudian hari. Mereka memiliki manajer sendiri, supervisor, waiter, bartender, food checker, dan komponen restaurant lainnya,” tambah Ramdah.

Ketua program studi Seni Kuliner Ruwaida Fajriasanti juga mengatakan, event ini berkaitan dengan mata kuliah Operasional Tata Boga 3 untuk mahasiswa semester 5, program studi Seni Kuliner. Dengan tujuan agar mahasiswa mampu merancang menu sesuai selera pasar tertentu, dan mampu merencanakan kegiatan operasional jasa boga.

“Untuk mewujudukan capaian dari mata kuliah Operasional Tata Boga 3, dibuatlah program praktik yang diberi nama Chef Program. Mahasiswa bekerja secara berkelompok merancang menu a la carte dengan tema tertentu,” kata dosen yang akrab disapa Santi tersebut.

“Mahasiswa membuat perencanaan kerja sendiri di dalam kelompoknya, mulai dari membuat struktur organisasi dapur, membagi job desk, menganalisis menu, menyusun menu dan bahan, membuat perhitungan food cost, sampai mengevaluasi menu yang sudah terjual,” tambah Santi.

Pada kegiatan ini kedua prodi memiliki tugas masing-masing. Program studi Seni Kuliner menyediakan produknya dan mengelola operasional dapur, sedangkan prodi Tata Hidang bertugas menawarkan produk tersebut kepada tamu, sekaligus mengelola operasional restaurant. Sehingga diharapkan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar, yang mirip dengan situasi di industri.

Rambah menambahkan, Gala Dinner Politeknik Pariwisata Lombok tersebut menjadi kegiatan rutin yang dilakukan oleh mahasiswa semester 5, sekaligus menjadi nilai ujian di akhir semester (UAS). “Kegiatan ini sekaligus menjadi UAS bagi mereka. Nilai UTS diambil dari proposal yang sebelumnya mereka kerjakan, dan nilai UAS akan mereka dapatkan saat melaksanakan kegiatan,” tutupnya. (lrs)

Berita Lainnya

Lombok Harus Gencar Halal Tourism

Redaksi Lombok Post

Mahasiswa PKL ke Tana Toraja

Redaksi Lombok Post

Gelar Lombok Tabex November Mendatang

Redaksi Lombok Post

Peran Dosen di Kancah Internasional

Redaksi Lombok Post

Rutin Gelar Bakti Wisata

Redaksi Lombok Post

320 Mahasiswa Baru Widyawisata ke Industri

Redaksi Lombok Post

Turut Mengembangkan SDM Pariwisata Labuan Bajo

Redaksi Lombok Post

Peningkatan Kompetensi SDM di Mandalika

Redaksi Lombok Post

Kemenpar Berikan Pelatihan TOT Desa Wisata kepada 20 Dosen

Redaksi Lombok Post