Lombok Post
Poltekpar Lombok Today

Gelar Lombok Tabex November Mendatang

RAPAT : Tim Panitia Lombok Tabex 2019 melakukan koordinasi pelaksaan kegiatan bersama DPD ASITA NTB di Poltekpar Lombok, Selasa (08/10).

MAHASISWA Program Studi Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Poltekpar Lombok akan menggelar kegiatan praktik. Kegiatan ini bertujuan untuk memberi penajaman kompetensi dan keterampilan mahasiswa Prodi UPW semester tujuh sebelum menyelesaikan studi Diploma 4. Kegiatan bertajuk Lombok Tabex atau Table Top and Travel Exhibition menjadi ajang pertemuan antara seller dan buyer domestik yang sudah ‘menjual’ Lombok selama ini. Nama Tabex sendiri diambil dari budaya sasak yakni Tabeq yang berarti permisi dalam Bahasa Indonesia. Tabeq mencerminkan kesopansantunan masyarakat Sasak.

Pelaksanaan kegiatan tersebut direncanakan di Hotel Astoria pada 1-3 November 2019 mendatang dengan sejumlah rangkaian kegiatan. Seluruh biaya kegiatan ini khususnya untuk mendatangkan buyers dari luar NTB sepenuhnya dari anggaran praktik mahasiswa Prodi Usaha Perjalanan Wisata Poltekpar Lombok.

Sesuai namanya, inti kegiatan yakni Table Top dimaksudkan untuk menarik buyer untuk membeli produk wisata dari seller yang terdiri dari beberapa Travel Agent Lombok. Kemudian kegiatan Exhibition berupa pameran yang diisi oleh Tour Provider dan sejumlah Supplier.

Di sesi Table Top akan dijalankan dengan konsep ‘B to B’ (Bussiness to bussiness) dengan mengundang 50 buyers dari berbagai Provinsi di Indonesia. Seperi Sulawesi Selatan, Jawa Barat, Bali, Yogyakarta, dan Jawa Timur, dengan 25 seller dari Provinsi NTB.

Sementara itu pada sesi Exhibition, akan disiapkan 12 booths yakni kios kecil yang digunakan sebagai tempat memamerkan barang dagangan ataupun sebagai tempat hiburan. “Sebanyak 12 booths tersebut akan ditempati oleh tujuh suppliers, dengan rincian tiga booths Desa Adat Wisata, satu booth untuk Dispar NTB, dan satunya lagi untuk ITDC,” terang Endang Sri Wahyuni selaku Ketua Program Studi Usaha Perjalan Wisata.

Pada hari pertama kegiatan, panitia akan melakukan transfer in atau penjemputan para peserta buyer di pelabuhan dan bandara. Selanjutnya para peserta akan mengikuti rangkaian acara berupa welcoming dinner yang akan dilangsungkan di Roof Garden Hotel Lombok Astoria.

Di hari berikutnya, kegiatan Table Top dilangsungkan di lumbung satu dan dua Hotel Lombok Astoria, untuk selanjutnya diarahkan menuju kegiatan Exhibition yang berlangsung di Roof. Keduanya belangsung selama setengah hari. Kegiatan dilanjutkan dengan dilaksanakannya half day tour menuju Desa Adat dan Kuta Mandalika. Di hari terakhir, para peserta diberikan free time hingga waktunya check out dan transfer out ke bandara.

Endang melanjutkan, sebagai upaya untuk memenuhi dan menyukseskan praktik mata kuliah tersebut, Poltekpar Lombok mengawali dengan berkoordinasi dan mengundang Ketua DPD ASITA NTB, Dewantoro Umbu Joka. Dewantoro mengunjungi Poltekpar bersama Supratman Samsi selaku Humas ASITA NTB. Pada final meeting yang telah digelar, DPD ASITA NTB memberikan arahan teknis kepada tim panitia.

“Kami juga mendengarkan saran terbaik dan sudut pandang ASITA agar capaian pembelajaran dapat diraih secara maksimal. Sehingga tidak hanya berdampak untuk mahasiswa dan institusi, tetapi juga diharapkan berdampak pada meningkatnya wisatawan datang ke NTB” jelas Endang.

Ditambahkan, mahasiswa pada akhir kegiatan akan dievaluasi oleh pengampu mata kuliah untuk diberi nilai sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Kegiatan ini murni sebagai praktik mata kuliah yang tidak dikomersialkan. Kendati terdapat sponsor, nantinya akan diaudit untuk dapat dipertanggungjawabkan.

Fahmi Muzhar, Project Manager kegiatan Tabex mengatakan bahwa persiapan sudah mencapai tahap finishing. “Sejauh ini hanya tinggal menunggu konfirmasi buyer dan saat ini sudah mencapai setengah kuota,” ujarnya.

Ditanya terkait harapannya dengan pelaksanaan kegiatan Tabex, Fahmi menyampaikan agar kegiatan tersebut dapat berjalan sesuai dengan harapan seluruh pihak yang ikut serta. “Dari kegiatan ini kami tentunya ingin turut berpartisipasi dalam membangkitkan kembali semangat pariwisata Lombok yang sempat redup diterpa oleh bencana tempo lalu. Selain itu, sebagai mahasiswa sekaligus insan pariwisata, kami mengharapkan agar pariwisata Lombok semakin maju dan jadi yang terdepan,” tutupnya. (ela)

Berita Lainnya

Lombok Harus Gencar Halal Tourism

Redaksi Lombok Post

Mahasiswa PKL ke Tana Toraja

Redaksi Lombok Post

Gelar Gala Dinner Event Hingga Desember

Redaksi Lombok Post

Peran Dosen di Kancah Internasional

Redaksi Lombok Post

Rutin Gelar Bakti Wisata

Redaksi Lombok Post

320 Mahasiswa Baru Widyawisata ke Industri

Redaksi Lombok Post

Turut Mengembangkan SDM Pariwisata Labuan Bajo

Redaksi Lombok Post

Peningkatan Kompetensi SDM di Mandalika

Redaksi Lombok Post

Kemenpar Berikan Pelatihan TOT Desa Wisata kepada 20 Dosen

Redaksi Lombok Post