Lombok Post
Headline NTB Sumbawa

Syafrudin Perjuangkan 52 BTS Baru Dibangun di NTB

SYAFRUDIN FOR LOMBOK POST
AKSES KOMUNIKASI: Anggota DPR RI HM Syafrudin (tiga dari kiri) bersama petugas berfoto di dekat BTS baru yang dibangun di NTB tahun ini.

MATARAM-Pembangunan prasarana telekomunikasi di area terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) terus diupayakan. Sebanyak 5.000 desa di seluruh Indonesia, termasuk di NTB, bisa menikmati layanan telekomunikasi pada 2020.

Anggota DPR RI HM Syafrudin mendorong Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika, terus memperluas terciptanya akses komunikasi di NTB.

“Akses komunikasi adalah bagian dari kemajuan yang harus dinikmati bersama oleh warga NTB,” kata politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Dia pun terus memperjuangkan agar unit-unit pemancar komunikasi baru terus dibangun. Agar warga di pelosok, bisa mendapatkan sinyal ponsel dan menikmati kelancaran berkomunikasi.

Perjuangannya telah menunjukkan hasil. Setidaknya 52 unit BTS (Base Transceiver Station) baru dibangun hingga 2020 nanti. Saat ini, 32 unit sedang dibangun dan 20 unit lainnya akan dibangun pada 2020.

Selama menjabat anggota DPR RI periode 2014-2019, Syafrudin terus mendorong BAKTI memperluas terciptanya akses sinyal telekomunikasi di NTB. BAKTI merupakan unit kerja Kementerian Kominfo bersama operator seluler. BAKTI fokus membangun prasarana telekomunikasi di wilayah 3T.

Berkat lobi Syafrudin, program BAKTI di NTB kini telah menyentuh 32 desa di Kabupaten Bima dan 19 desa di Kabupaten Sumbawa. Lalu, lima desa di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), tiga desa di Kabupaten Lombok Utara (KLU), serta masing-masing satu desa di Kabupaten Lombok Timur, Lombok Barat, dan Lombok Tengah.

“Alhamdulillah, masyarakat kita di Sumbawa dan Lombok, sekarang bisa menikmati komunikasi dan internet di desa-desa,” ungkap.

Pria yang terpilih kembali menjadi anggota DPR RI dari Dapil Pulau Sumbawa ini meyakini, masyarakat di wilayah terpencil seperti Langgudu, Tambora, Lambu, dan Parado, memiliki kesempatan yang sama menikmati kemajuan teknologi komunikasi dan akses internet. “Termasuk warga di desa-desa di Kabupaten Sumbawa, KSB, dan KLU juga,” imbuhnya.

Di sisa jabatannya sebagai anggota Komisi I DPR RI, dia pun mendorong agar tahun depan, BTS juga dibangun di daerah yang saat ini tak memiliki jaringan telekomunikasi yang lancar. Karena itu dia terus menunggu usulan dari pemerintah daerah jika masih ada yang belum maksimal menerima jaringan komunikasi dengan baik untuk dilanjutkan kepada pemerintah pusat.

Menurutnya, upaya mendorong kelancaran komunikasi masyarakat di pelosok NTB adalah sesuatu yang patut diseriusi. Karena banyak kemajuan baru yang bisa dicapai ketika masyarakat bisa berkomunikasi dengan ponsel.

“Apalagi kalau mereka bisa menggunakan internet di daerahnya. Keterhubungan ini bisa juga memantik tumbuhnya kesejahteraan di daerah itu,” jelasnya.

Syafrudin berkomitmen akan terus menggunakan akses politiknya untuk mendorong pembangunan di daerahnya. Khususnya, Pulau Sumbawa yang merupakan daerah pemilihannya.

“Insya Allah dengan dukungan masyarakat, saya akan terus berjuang.  Termasuk untuk bidang-bidang lain yang bisa saya sentuh dengan kebijakan di DPR RI,” janjinya. (yun/r1)

Berita Lainnya

Peringkat 29, IPM NTB Belum Beranjak dari Papan Bawah

Redaksi Lombok Post

Mohan-Mujib Punya Chemistry Kuat

Redaksi Lombok Post

Pelaku Kekerasan di NTB Makin Sadis

Redaksi Lombok Post

Najmul Ingin Pendamping yang Paham Birokrasi

Redaksi Lombok Post

Bebas Korona, Tiga Warga NTB Dipulangkan dari Natuna

Redaksi Lombok Post

Ngga Usah Jauh-jauh, Sunset di Pesisir Mataram Juga Keren Lho!

Redaksi Lombok Post

Gaji Minim, Lokasi Terpencil, CPNS Dokter di KLU Sepi Peminat

Redaksi Lombok Post

Gelar Simulasi, RSUD Selong Antisipasi Virus Korona

Redaksi Lombok Post

Tangani Kemiskinan, Pemkab Loteng Gelontorkan Rp 123 Miliar

Redaksi Lombok Post