Lombok Post
Metropolis

Pendaftar CPNS Diminta Teliti Meng-upload Data

DAFTAR CPNS: Salah seorang pegawai BKPSDM Kota Mataram saat membuka web sscasn di kantor setempat, kemarin (7/11).

MATARAM-Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram meminta pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lebih teliti saat meng-upload data. Karena, kekeliruan data yang sudah di-upload tidak bisa diubah atau diperbaiki.

“Kalau sudah mendapat kartu pendaftaran, tak bisa diubah datanya,” kata Kabid Aparatur BKPSDM Kota Mataram H Ahmad Mujahidin, kemarin.

Untuk diketahui, pendaftaran CPNS akan dibuka serentak 11 November atau pekan depan. Namun sebelumnya, pada 10 November akan diumumkan syarat-syarat pendaftaran.

Diungkapkan, untuk usia pendaftar CPNS, tahun ini minimal 18 tahun, maksimal 35 tahun. Sedangkan untuk dokter spesialis usia maksimal 40 tahun pada saat mendaftar.

Formasi CPNS di Kota Mataram tidak hanya untuk lulusan sarjana. Tapi juga untuk lulusan SMK. Seperti jurusan otomotif untuk SMK dari lembaga yang terakreditasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pun juga dengan lulusan perguruan tinggi (PT), kampusnya sudah terakreditasi  BAN PT.

“Kalau tenaga kesehatan, terakreditasi dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes),” tutur Muja.

Dijelaskan, pendaftaran CPNS dilakukan dua tahap. Pertama untuk mendapat akun sscasn. Di akun ini terdapat tata cara pendaftaran di web masing-masing. Saat mendaftar, para peserta akan mengisi nomor induk kepegawaian (NIK), tempat lahir sesuai KTP. Kemudian alamat email dan pasword pengaman.

“Di sini pendaftar meng-upload foto dengan latar merah. Minimal ukurannya 200 KB,” ucapnya.

Setelah itu, para peserta bisa mencetak kartu informasi akun sebagai dasar untuk mendaftar di tahap kedua. Di tahap kedua, para pendaftar akan mengisi biodata. Meng-upload KTP, transkrip nilai, ijazah yang sudah di scan. “Semuanya harus asli,” jelasnya.

Setelah semua diupload ujar Muja, baru kemudian para peserta kembali memeriksa berkas apa yang sudah diupload. Misalnya, jika sudah mengupload transkrip nilai, maka diberikan tanda centang. Untuk mengakhiri dan keluar agar mendapat kartu pendaftaran, para peserta harus hati-hati. Karena jika sudah mengakhiri tidak bisa diubah apa yang sudah diupload.

“Jika salah mendaftar saja tidak bisa dibubah jika sudah mengakhiri. Nunggu tahun depan lagi. Kalau ada pembukaan CPNS,” ucapnya.

Sekretaris BKPSDM Kota Mataram Taufiq Priyono mengatakan, dibutuhkan kehati-hatian dalam mengupload data pada saat pendaftaran CPNS ini. Jika salah dan sudah mencetak karu pendaftaran maka tidak bisa diubah.

“Misalnya, sarjana pendidikan mendaftar di tenaga kesehatan maka tidak bisa diubah. Ini fatal. Dibutuhkan ketelitian,” tutupnya. (jay/r3)

Berita Lainnya

Bukopin Permudah Nasabah Nobar Milea: Suara dari Dilan

Redaksi Lombok Post

Pelaku Kekerasan di NTB Makin Sadis

Redaksi Lombok Post

Bebas Korona, Tiga Warga NTB Dipulangkan dari Natuna

Redaksi Lombok Post

Ngga Usah Jauh-jauh, Sunset di Pesisir Mataram Juga Keren Lho!

Redaksi Lombok Post

Gawat, 167 Ribu Balita NTB Mengalami Stunting

Redaksi Lombok Post

Warga Gili Trawangan Belum Diajak Bicara Terkait Penyelesaian Lahan GTI

Redaksi Lombok Post

Pemekaran KLS dan PPS Tunggu Moratorium Dibuka

Redaksi Lombok Post

April, 500 Pengusaha Nasional Akan Berkumpul di NTB

Redaksi Lombok Post

Pemprov Masih Berat Ceraikan GTI

Redaksi Lombok Post