Lombok Post
NTB

Penyelenggaraan MotoGP Mandalika Didukung Penuh DPD RI

RAMAH TAMAH: Gubernur NTB H Zulkiflimansyah dan (baju putih) berangkulan dengan Wakil Ketua Badan Akuntan Publik (BAP) DPD RI Zuhri M Syazali, kemarin (7/11).

MATARAM-Kedatangan sepuluh anggota DPD RI ke NTB dimanfaatkan Gubernur NTB H Zulkiflimansyah untuk memperbanyak dukungan. Terutama bagi NTB sebagai tuan rumah MotoGP 2021. Tersisa kurang dua tahun lagi perhelatan balap motor terbesar sejagat itu akan digelar di Lombok.

“Kalau ada hal menyangkut NTB mohon dibantu,” kata gubernur di hadapan para senator itu, kemarin (7/11).

Tahun 2021 akan jadi momentum bersejarah bagi NTB. Pariwisata kelas dunia melalui event motoGP itu diharap jadi titik balik perubahan ekonomi masyarkat dari sektor pariwisata. Mata dunia diharap bisa lebih terbuka lagi melihat keindahan potensi wisata di NTB.

“Jika tidak ada aral melintang, kami akan jadi tuan rumah MotoGP di 2021,” imbuhnya lalu tersenyum.

Para senator yang hadir manggut-manggut tersenyum. Menampakkan raut wajah gembira mendengar peluang emas NTB mendunia.

Sebagai tuan rumah, NTB masih butuh beberapa pembangunan infastruktur. Mulai dari peningkatan kapasitas bandara, pembukaan jalan dari bandara hingga kawasan KEK Mandalika, hingga pembangunan rumah sakit internasional. Salah satu cara mempecepat itu, melalui dukungan politik dari para senator di parlemen.

Namun tak hanya itu, kabar baik itu juga perlu disampaikan ke daerah-daerah lain. Terutama di daerah dari mana para senator itu berasal.

Sepuluh senator yang menemui gubernur antara lain:  Zainal Arifin dari Kalimantan Timur, Zuhri M Syazali dari Kepulauan Bangka Belitung, Ibnu Khalid dari NTB, Willem Simarmata dari Sumatera Utara, Ema Yohana dari Sumatera Barat.

Kemudian, Eva Susanti dari Sumatera Selatan, Bambang Santoso dari Bali, Lily Amelia Salurapa dari Sulawesi Selatan, Andi Nirwana dari Sulawesi Tenggara, dan Mirati Dewaningsih dari Maluku.

“Iya walaupun sentor sifatnya kedaerahan, tapi tentu kita mendukung,” kata anggota DPD RI Zuhri M Syazali.

Kebanggaan sebagai tuan rumah MotoGP tak hanya milik NTB. Tetapi juga daerah lain. Pada prinsipnya, kata Syazali, pihaknya akan ikut berjuang membantu NTB lewat kursi DPD RI. Seperti, perbaikan dan penambahan infraskturktur jelang MotoGP 2021 di KEK Mandalika.

“Ayo kita bahu-membahu (sukseskan MotoGP di Mandalika)” tegasnya.

Selain memberi dukungan bagi NTB sebagai tuan rumah, mereka datang khusus menemui gubernur untuk memastikan temuan BPK RI ditindaklanjuti dengan baik. Mereka tergabung dalam kelengkapan DPD RI, Bidang Akuntabilitas Publik (BAP).

“Ya kita minta agar temuan-temuan BPK segera ditindaklanjuti,” kata Zuhri.

Ia melihat Provinsi NTB dan 10 kabupaten/kota di NTB, telah mengantongi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Opini tertinggi dalam akubtabiltas laporan keuangan dan aset daerah. Zuhri berharap berharap tidak hanya bergelar WTP. Tetapi temuan yang masuk dalam pertanyaan BPK segera ditindaklanjuti dan diklarifikasi.

“Jangan sampai jadi kerugian negara kelak,” tegas wakil ketua BAP DPD RI ini (zad/r5)

Berita Lainnya

Kawasan Samota Butuh Infrastruktur Pendukung

Redaksi Lombok Post

Gubernur NTB Wajibkan Aparat Pemerintah Desa Ramah pada Investasi dan Melek Informasi

Redaksi Lombok Post

Usai Kebakaran, Pendakian Rinjani Kembali Dibuka tapi Ancaman Masih Ada

Redaksi Lombok Post

Pertumbuhan Ekonomi NTB Tertinggi Keempat di Indonesia

Redaksi Lombok Post

Sekolah Buin Batu di Tambang Batu Hijau Wakili Indonesia dalam Ajang Kompetisi Pendidikan Tingkat Internasional

Redaksi Lombok post

500 Orang Jadi Karyawan Permanen PT Macmahon

Redaksi Lombok Post

Syafrudin Perjuangkan 52 BTS Baru Dibangun di NTB

Redaksi Lombok Post

BRI Gelar Business Gathering Dengan PJTKI

Redaksi Lombok Post

ACS Group Launching Aruba Instant On di NTB

Redaksi Lombok Post