Lombok Post
Giri Menang

Polres Lombok Barat Musnahkan Sabu Senilai Rp 400 Juta

Satuan Reserse Narkoba Polres Lombok Barat (Lobar) berhasil meringkus kurir narkoba di wilayah Senggigi. AF, 34 tahun, warga asal Aceh ditangkap polisi Selasa pukul 23.30 Wita setelah kedapatan menyimpan 200,5 gram narkotika jenis sabu.

GIRI MENANG-Satuan Reserse Narkoba Polres Lombok Barat (Lobar) berhasil meringkus kurir narkoba di wilayah Senggigi. AF, 34 tahun, warga asal Aceh ditangkap polisi Selasa pukul 23.30 Wita setelah kedapatan menyimpan 200,5 gram narkotika jenis sabu.

Narkotika ini rencananya akan diselundupkan ke kawasan pariwisata Gili Trawangan. “Tersangka adalah pengguna sekaligus kurir. Ini adalah aksi yang kedua kalinya dia lakukan,” jelas Kapolres Lobar AKBP Heri Wahyudi, kemarin (7/11).

Pria asal Aceh ini mengaku datang ke Lombok Senin lalu. Sebelumnya, ia tinggal di Kabupaten Banyu Mas. Ia datang ke Lombok setelah pada Hari Minggu (3/11) dihubungi rekannya berinisial H, warga Ampenan. Oleh H, AF diminta menjadi kurir pengantar sabu.

Setelah dikirim uang untuk membeli tiket dan ongkos, AF bertemu H di hotel sekitaran Bandara Praya Lombok Tengah. Ia sempat menginap di sana selama sehari.

Saat di hotel, H menyerahkan narkotika jenis sabu kepada AF. Ia meminta agar sabu dibawa ke Mataram untuk bertemu IR yang sudah menunggu di sana.

Selasa siang, mereka berdua check out menuju sebuah Rumah Makan di Cakranegara. Malam harinya AF dan H dihubungi IR untuk menuju ke lokasi sekitaran PLN di Ampenan. Mereka diduga sempat menggunakan sabu tersebut di lokasi pertemuan. “Setelah itu, AF pergi ke salah satu hotel di wilayah Senggigi,” beber Kapolres.

Rencananya, dari Senggigi ia akan bergerak untuk menyeberang ke Gili Trawangan. Namun, belum sempat melancarkan aksinya, ia terlebih dulu ditangkap pada Selasa pukul 23.30 Wita di salah satu hotel di kawasan Senggigi.

“Barang bukti rencananya bakal diedarkan di Gili Trawangan. Aksi pertama dulu pernah lolos. AF ini menerima imbalan Rp 10 juta. Dan di aksi kedua ini, ia dijanjikan Rp 20 juta,” terang Heri, sapaannya.

Setelah dilakukan tes urine, ternyata AF juga positif sebagai pengguna. Ia mengaku tidak tahu dari mana sabu tersebut berasal. Karena tugasnya hanya mengantarkan. Dari pendalaman Polres Lobar, ada indikasi upaya penyelundupan narkoba ini juga dikendalikan oknum dari balik lapas Mataram. Untuk itu, penyelidikan lebih lanjut akan terus dilakukan. “Baru indikasi saja ke arah sana,” ujar Heri.

Sejumlah barang bukti yang diamankan diantaranya empat klip narkotika jenis sabu dengan berat 200,5 gram. Kemudian ada juga dua buah korek api, dua unit HP, satu buah tas selempang, dan uang Rp 850 ribu. “Jika dirupiahkan barang bukti sabu ini nilainya bisa sampai Rp 400 juta,” ucap Heri yang dalam waktu dekat akan pindah tugas ke Polda NTB.

Pihak Polres Lobar akhirnya kemarin mengundang pihak Pengadilan Negeri Mataram bersama tokoh masyarakat untuk menyaksikan pemusnahan barang bukti sabu. Menggunakan air panas, detergen dan sejumlah bahan kimia lainnya. Sabu dituangkan hingga mengeluarkan gas asap. Setelah itu, larutan tersebut dibuang ke dalam selokan kamar mandi.

Setelah pemusnahan, Kapolres menegaskan jika AF kini terancam Pasal 112 ayat 1, pasal 114 ayat 2, pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-undang 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukuman 20 tahun dan denda Rp 1 miliar.

AF sendiri ketika diminta keterangan oleh wartawan menolak berbicara banyak. Ia hanya menunduk berusaha menghindari sorotan kamera. “Nggak usah,” jawabnya singkat menolak diwawancara.

Sementara Dewa Ketut Widana pihak saksi dari Pengadilan Negeri sudah memastikan jika barang bukti dimusnahkan. “Sesuai undang-undang. Karena itu membahayakan, maka harus dimusnahkan,” jelasnya. (ton/r3)

Berita Lainnya

Lingsar-Narmada Ingin Pisah dari Lobar, Nilai Pembangunan Belum Merata

Redaksi Lombok Post

Sebagian Kades di Batulayar-Gunungsari Minta Pisah dari Lombok Barat

Redaksi Lombok Post

Sewa Lahan Eks Pasar Tanak Beak Kemana?

Toni Lombok Post

Pemdes Senggigi Anggarkan Rp 3 Miliar untuk Bangun Kantor Desa yang Rusak Karena Gempa

Redaksi Lombok Post

Terjerat Narkoba, Kades Tempos Diborgol

Redaksi Lombok Post

Lalu Irwan Janjikan Perbaikan Jembatan dan Tempat Pemakaman Dasan Geres Tahun Depan Melalui Pokir

Redaksi Lombok Post

PLN NTB Akui Ada Gangguan di PLTU Jeranjang

Redaksi Lombok Post

BPKAD Telusuri Aset di Bangko-Bangko

Redaksi Lombok Post

Baca Dulu Sebelum Daftar! Pendaftaran CPNS Ditutup 26 November

Redaksi Lombok Post