Lombok Post
Giri Menang

Promosi Senggigi Harus Libatkan Pelaku Pariwisata

BERLIBUR: Sejumlah wisatawa terlihat sedang berenang di kolam renang Hotel Sheraton Senggigi belum lama ini.

GIRI MENANG-Pemerintah kabupaten Lombok Barat (Lobar) gencar mempromosikan pariwisata Senggigi agar kembali ramai. Salah satunya dengan menggelar beberapa event dengan mendatangkan artis nasional. Misalnya Senggigi Sunset Jazz Minggu (3/11) lalu. Upaya ini disambut baik pelaku pariwisata.

“Tanggapan kami positif. Cuma mungkin akan lebih baik jika pelaksananya melibatkan semua pelaku pariwisata,” saran Ketua Asosiasi Pengusaha Hiburan (APH) Senggigi Suhermanto kepada Lombok Post, kemarin (10/11).

Pemda Lobar melalui dinas pariwisata, menurutnya, sudah berusaha maksimal dalam mengembalikan kondisi pariwisata Senggigi. Hanya saja, ada banyak hal yang harus dibenahi. Salah satunya sasaran dari promosi itu sendiri.

“Dengan adanya pagelaran festival jazz skala nasional, itu juga sangat membantu dan positif sekali terhadap kelangsungan pariwisata kita saat ini,” ungkap pria yang menjadi owner salah satu kafe di Senggigi tersebut.

Owner Lombok Gazebo Saeun menilai jika dampak digelarnya Senggigi Sunset Jazz memang tidak bisa dirasakan secara instan. Namun secara tidak langsung acara tersebut merupakan promosi terhadap Senggigi.

“Memang tidak berdampak langsung. Begitu diadakan even, okupansi tidak langsung meningkat. Tidak seperti itu karena ongkos terkenal itu memang mahal,” akunya.

Pria yang juga menjabat di Komisi II DPRD Lobar mengaku penurunan okupansi terjadi akibat dampak gempa tahun lalu. Namun sekarang hasil kunjungannya ke beberapa hotel sudah ada peningkatan. “Makanya saya tidak setuju kalau dibilang tidak ada input Senggigi Sunset Jazz. Ini hiburan rakyat yang seharusnya punya efek domino,” katanya.

Ketika ada anggapan acara tersebut tidak efektif, maka pemerintah daerah harus duduk bersama pelaku wisata. Untuk membahas kiat-kiat yang perlu dibenahi ke depannya. Bagaimana agar festival jazz ini memberikan dampak baik terhadap pariwisata.

Ia setuju Pemda Lobar terus menggelar even kegiatan nasional dan internasional untuk promosi Senggigi. Kegiatan promosi itu juga harus tetap melibatkan pelaku pariwisata. Untuk itu, sejak awal ia getol menyuarakan jika dibutuhkan ada Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) di Lobar. Sehingga upaya promosi pariwisata bisa lebih efektif. (ton/r8)

Berita Lainnya

KNPI Nilai Pemkab Lobar Miskin Aksi

Redaksi Lombok Post

Senggigi Amburadul, Dishub Lobar Ancam Polisikan Kontraktor

Redaksi Lombok Post

Senggigi Gelap Gulita, Sekda Temukan PJU Tak Menyala

Redaksi Lombok Post

Ini Dia Tempat yang Lagi Ngehit di Narmada, Kolam Biru Sulinadi

Redaksi Lombok Post

Baru Nikah, Dua Hari Sudah Bercerai

Redaksi Lombok Post

Dampak Corona, Kunjungan Hotel di Senggigi Turun

Redaksi Lombok Post

Duh, Pak Camat Kuripan Terkena DBD

Redaksi Lombok Post

1.352 Peserta Tes CPNS Lobar Lolos Passing Grade

Redaksi Lombok Post

Banyak Dikeluhkan Warga, Dewan Sidak Dukcapil Lobar

Redaksi Lombok Post