Lombok Post
Headline Metropolis

Sumbang PNBP Terbesar Kedua Bidang Kepatuhan, Amman Mineral Raih Penghargaan Dirjen Minerba

RAIH PERHARGAAN: Presiden Direktur Amman Mineral Rachmat Makkasau saat menerima penghargaan dari Direktorat Penerimaan Mineral dan Batubara, Dirjen Mineral dan Batubara Bambang Gatot di Jakarta, kemarin (12/11). Penghargaan diberikan atas kontribusi dan kepatuhan dalam melaksanakan kewajiban pembayaran PNBP periode tahun 2018.

JAKARTA-Amman Mineral Nusa Tenggara (Amman Mineral) meraih juara II penghargaan bidang Kepatuhan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Mineral dan Batubara sebagai perusahaan dengan kontribusi terbesar dari Direktorat Penerimaan Mineral dan Batubara, Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara. Penghargaan diberikan kepada perusahaan atas kontribusi dan kepatuhan dalam melaksanakan kewajiban pembayaran PNBP periode tahun 2018. Penghargaan diserahkan langsung oleh Dirjen Mineral dan Batubara Bambang Gatot Ariyono di Jakarta, kemarin (12/11).

“Kami mengapresiasi pemberian penghargaan ini. Penghargaan ini merupakan bukti dari komitmen Amman Mineral untuk senantiasa patuh dan terus berkontribusi membangun negeri melalui  peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak,” ujar Rachmat Makkasau, Presiden Direktur Amman Mineral.

Beberapa kriteria penilaian dalam penghargaan ini mencakup tiga hal. Pertama, tingkat kepatuhan pembayaran PBBP terbaik yang terdiri atas empat unsur penilaian. Yakni, aspek teknis dan lingkungan (penempatan jaminan reklamasi dan jaminan pasca tambang), laporan produksi dan penjualan bulanan, laporan realisadi RKAB triwulan, laporan dan data atas kewajiban PNBP (iuran tetap, royalti, dan piutang PNBP).

Kedua, tingkat kontribusi terbesar berdasarkan jumlah nominal pembayaran PNBP tahun 2018. Kemudian, Amman Mineral menjadi daerah pengelola dana bagi hasil terbaik yang terdiri dari lima unsur. Yakni, aspek rencana dan realisasi Dana Bagi Hasil (DBH), pengelolaan anggaran Inspektur Tambang, usaha penyelesaian piutang PNBP minerba, serta pengelolaan anggaran dinas ESDM.

Kata dia, tim penilai melibatkan para evaluator PNBP di lingkungan Direktorat Penerimaan Minerba, Auditor Inspektorat Jenderal KESDM, Biro Keuangan Setjen KESDM, EITI, Direktorat PNBP Ditjen Anggaran Kemenkeu serta tenaga ahli dari pakar pertambangan dan asosiasi pertambangan (Perhapi, IMA, dan APBI). Penghargaan Kepatuhan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Mineral dan Batubara merupakan kegiatan Pertama yang dilakukan Direktorat Penerimaan Mineral dan Batubara, Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara. (ili/r5)

Berita Lainnya

Bank Sinarmas Beri Pelatihan Pelaku UMKM

Redaksi Lombok Post

Pastikan Ujian Nasional Dihapus

Redaksi Lombok Post

Di Bawah Bayang-Bayang PT Gili Trawangan Indah

Redaksi Lombok Post

Tiga Pelajar di Lotim Tertangkap Saat Pesta Sabu

Redaksi Lombok Post

Warga Sekarbela Sumbang Rp 162,5 Juta untuk Palestina

Redaksi Lombok Post

Perhimpunan Intervensi Kardiologi Indonesia Klarifikasi Pernyataan Menkes

Redaksi Lombok Post

Jangan Mau Merariq Kodek, Gak Keren Tau!

Redaksi Lombok Post

Atlet Menembak dan Selancar NTB Sumbang Emas untuk Indonesia

Redaksi Lombok Post

Hitung Mundur, 24 Bulan Menuju MotoGP

Redaksi Lombok Post