Lombok Post
Headline Metropolis

Global Hub Tak Boleh Disepelekan, Dewan Minta Gubernur Aktif Lobi Pusat

Suridsah Sujanto

MATARAM-Tidak masuknya Global Hub Kayangan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) sangat disesalkan dewan. Harusnya proyek impian warga NTB itu mendapat prioritas. Gubernur NTB H Zulkieflimansyah pun diminta lebih aktif melakukan lobi-lobi agar mendapat perhatian. ”Seharusnya gubernur kita melakukan komunikasi yang lebih intens dengan pusat,” kata Anggota Komisi IV DPRD NTB Sudirsah Sujanto, kemarin (13/11).

                Diberitakan sebelumnya, proyek Global Hub Bandar Kayangan merupakan salah satu dari tiga usulan pemprov yang tidak masuk program strategis nasional. Meski demikian, lima program usulan NTB diterima dan masuk dalam RPJMN 2020-2024. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) NTB Wedha Magma Ardhi menjelaskan, meski Global Hub Kayangan belum masuk RPJMN, namun pengembangan tetap dilakukan Pemda NTB dan kementerian terkait untuk pembangunan infrastruktur pendukung.

                Menurut politisi Partai Gerindra tersebut, Global Hub Kayangan merupakan salah satu mega proyek yang diharapkan segera terealisasi. Warga sudah menunggu lama program tersebut bisa terwujud. Bila terealisasi, tentu akan mendongkrak perekonomian warga NTB, khususnya.KLU.

Dia menilai, realisasi investasi di tempat itu masih berjalan lamban. Karena itu, butuh upaya sungguh-sungguh dari pemerintah daerah agar pusat mendukung penuh pembangunan itu. Juga mendorong para investor yang sudah berminat segera merealisasikan rencana investasinya.

Bila Global Hub Kayangan tidak masuk menjadi program prioritas nasional, pemda tidak boleh menyerah. Upaya terus menerus harus terus dilakukan. Termasuk pendekatan politik juga sangat penting. Sebab lobi-lobi politik pemerintahan sangat menentukan dalam upaya mewujudkan mega proyek tersebut. ”Pendekatan politik sangat penting,” kata mantan Wakil Ketua DPRD KLU itu.

Asisten II Setda NTB H Ridwan Syah yakin,  pembangunan Global Hub Kayangan mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat. Ini dibuktikan dengan masuknya Global Hub di dalam revisi Rencana Tata Ruang Wilayah  Nasional (RTRWN). Tapi untuk pembiayaan pembangunan akan lebih banyak diarahkan menggunakan dana swasta. Sehingga wajar belum masuk RPJMN karena lebih banyak diserahkan ke investor. ”Saya yakin pusat pasti mendukung, tidak mungkin tidak,” katanya.

Pemprov dan Pemda KLU terus berupaya mengaet calon investor yang ingin menanamkan modal di tempat itu. Pemda juga akan memfasilitasi para investor untuk melakukan pembebasan lahan. Sehingga mereka tidak kesulitan untuk merealisasikan investasinya. (ili/r5)

Berita Lainnya

Bank Sinarmas Beri Pelatihan Pelaku UMKM

Redaksi Lombok Post

Pastikan Ujian Nasional Dihapus

Redaksi Lombok Post

Di Bawah Bayang-Bayang PT Gili Trawangan Indah

Redaksi Lombok Post

Tiga Pelajar di Lotim Tertangkap Saat Pesta Sabu

Redaksi Lombok Post

Warga Sekarbela Sumbang Rp 162,5 Juta untuk Palestina

Redaksi Lombok Post

Perhimpunan Intervensi Kardiologi Indonesia Klarifikasi Pernyataan Menkes

Redaksi Lombok Post

Jangan Mau Merariq Kodek, Gak Keren Tau!

Redaksi Lombok Post

Atlet Menembak dan Selancar NTB Sumbang Emas untuk Indonesia

Redaksi Lombok Post

Hitung Mundur, 24 Bulan Menuju MotoGP

Redaksi Lombok Post