Lombok Post
Headline Metropolis

PLN Harus Beri Kompensasi Akibat Seringnya Pemadaman

Hj Baiq Isvie Rupaeda

MATARAM-Perusahaan Listrik Negara (PLN) diminta segera menuntaskan masalah listrik di Lombok. General Manager (GM) PLN NTB diminta bertanggungjawab atas pemadaman bergilir yang terjadi saat ini. Bahkan PLN harusnya memberikan kompensasi kepada pelanggan karena seringnya pemadaman.

”Jangan menyebabkan masyarakat rugi,” kata Ketua DPRD NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda, di ruang kerjanya, kemarin (18/11).

Menurutnya, pelanggan yang telat membayar dikenakan denda. Harusnya ketika terjadi pemadaman bergilir yang berkepanjangan masyarakat pasti mengalami kerugian. PLN harus memberikan kompensasi sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan. Kerusakan alat elektronik, mesin produksi, hingga usaha yang terganggu akibat pemadaman harus dipertanggungjawabkan.

”Ini akan menjadi perhatian dewan dan kami akan kembali memanggil PLN,” kata politisi Partai Golkar itu.

                Selaku ketua dewan, dia mengaku sangat kecewa karena hampir tiap malam rumahnya mengalami pemadaman bergilir. Bila memang ada situasi yang tidak kunjung normal, PLN harus membicarakan dengan pusat. Kondisi itu terjadi menurutnya karena ketidakmampuan manajemen PLN mengantisipasi pertumbuhan daya yang signifikan. Dia mempertanyakan PLN menerima penambahan daya padahal daya tidak mencukupi. ”Harusnya diperhitungkan,” katanya.

                Dia berharap PLN segera mengambil tindakan untuk mengatasi situasi saat ini. Dewan siap membantu PLN untuk mengatasi berbagai kendala di daerah. Mereka siap mengkomunikasikan masalah di daerah dengan manajemen PLN di pusat. ”Intinya kita minta PLN cepat melakukan pemulihan,” katanya.

Terpisah, Asisten Manajer Komunikasi PLN NTB Rofia Fitri menjelaskan, untuk kompensasi pihaknya akan memproses sesuai aturan yang berlaku. Tetapi secara teknis mereka akan melakukan kajian terlebih dahulu. Pemberian kompensasi harus sesuai ketentuan berlaku. ”Kami lihat dan kaji dulu,” katanya.

Biasanya, kompensasi diberikan kepada pelanggan saat membayar listrik. Bagi pelanggan prabayar biasanya diberikan saat membeli token listrik akan ada tambahan listrik. Bagi pelanggan pascabayar diberikan potongan harga saat pembayaran.

Hingga saat ini PLN terus berupaya memperbaiki kondisi kelistrikan Lombok. Pemeliharaan terus dikebut. Perbaikan PLTU Jeranjang unit I ditargetkan selesai Desember. Sementara unit II sedang dalam perbaikan. Dalam waktu dekat akan dilakukan uji coba.

Kemarin, PLTMGU Lombok Peaker sudah diuji coba. Tetapi pasokan daya belum bisa dilakukan sekaligus. Baru tiga unit yang dihidupkan dengan daya 30 MW, namun masih bertahap masuk ke sistem. ”Pelan-pelan karena tidak bisa dipaksa, seperti mobil baru, tidak bisa dikebut langsung,” katanya. (ili/r5)

Berita Lainnya

Pastikan Ujian Nasional Dihapus

Redaksi Lombok Post

Di Bawah Bayang-Bayang PT Gili Trawangan Indah

Redaksi Lombok Post

Tiga Pelajar di Lotim Tertangkap Saat Pesta Sabu

Redaksi Lombok Post

Warga Sekarbela Sumbang Rp 162,5 Juta untuk Palestina

Redaksi Lombok Post

Perhimpunan Intervensi Kardiologi Indonesia Klarifikasi Pernyataan Menkes

Redaksi Lombok Post

Jangan Mau Merariq Kodek, Gak Keren Tau!

Redaksi Lombok Post

Atlet Menembak dan Selancar NTB Sumbang Emas untuk Indonesia

Redaksi Lombok Post

Hitung Mundur, 24 Bulan Menuju MotoGP

Redaksi Lombok Post

Sembilan Produk Rucika Raih Green Label Indonesia

Redaksi Lombok Post