Lombok Post
Headline Metropolis

Feasibility Study Jembatan Lombok-Sumbawa Butuh Rp 12 Miliar

MATARAM-Pemprov NTB terus berupaya agar jembatan Lombok-Sumbawa bisa terealisasi. Asisten II Setda NTB H Ridwan Syah mengatakan, pemerintah saat ini sedang merencanakan anggaran penyusunan Studi Kelayakan atau Feasibility Study ( FS).

“Pak bupati KSB sudah bersurat ke pak gubernur,” ujarnya, saat ditemui di DPRD NTB, kemarin (25/11).

Mantan Kepala Bappeda NTB ini menjelaskan, secara hitung-hitungan kasar, penyusunan ini butuh anggaran yang tidak sedikit. Jumlahnya mencapai Rp 12 miliar. “Ancang-ancangnya segitu,” kata dia.

Diketahui, pra FS ternyata sudah lama rampung. Sekarang, masuk ke tahap FS. Ridwan menjelaskan, sebelumnya pemerintah belum berpikir terlalu jauh mengenai realisasi proyek ini. Karena Pemda KSB belum berhitung. Sehingga anggarannya tidak terakomodir di APBD 2020.

“Kemarin kan belum dihitung ya,” kata dia.

Tetapi, karena FS ini sebagai syarat untuk diajukan ke investor, maka pemerintah bergerak serius. “Maka kita (pemprov) menganggarkan ini di APBD Perubahan,” jelasnya.

Dia menjelaskan, kelak, jika jembatan yang menghubungkan Lombok-Sumbawa ini benar-benar layak, maka seluruh pembangunannya akan menggunakan skema pembiayaan dari investor.

“Sejauh ini yang investor dari Korea,” jelasnya.

penyusunan FS ini dinilai sangat penting. Meski hanya memuat bagian-bagian sederhana saja. “Ya lokasi, biaya, analisis sosial ekonomi, dampak masih banyak lagi,” ujarnya.

FS ini sebagai dasar atau bahan pertimbangan investor. Apakah serius menanamkan modalnya di proyek jembatan ini sepanjang 16,5 kilometer tersebut.

Investor juga melihat aspek kelayakan bisnis. Mengingat, jembatan ini akan beroperasi seperti layaknya jalan tol.

“Ini kan investasi besar, mau bikin BTN (perumahan) saja harus ada gambarnya,” terang Ridwan.

Jika terealisasi, waktu tempuh Lombok-Sumbawa dan sebaliknya, kurang dari 20 menit perjalanan. Selain itu, memudahkan pengembangan sektor pariwisata Pulau Sumbawa.

“Makanya proyek ini benar-benar mendapat perhatian dari pak gubernur,” tandasnya. (yun/r5)

Berita Lainnya

Pastikan Ujian Nasional Dihapus

Redaksi Lombok Post

Di Bawah Bayang-Bayang PT Gili Trawangan Indah

Redaksi Lombok Post

Tiga Pelajar di Lotim Tertangkap Saat Pesta Sabu

Redaksi Lombok Post

Warga Sekarbela Sumbang Rp 162,5 Juta untuk Palestina

Redaksi Lombok Post

Perhimpunan Intervensi Kardiologi Indonesia Klarifikasi Pernyataan Menkes

Redaksi Lombok Post

Jangan Mau Merariq Kodek, Gak Keren Tau!

Redaksi Lombok Post

Atlet Menembak dan Selancar NTB Sumbang Emas untuk Indonesia

Redaksi Lombok Post

Hitung Mundur, 24 Bulan Menuju MotoGP

Redaksi Lombok Post

Sembilan Produk Rucika Raih Green Label Indonesia

Redaksi Lombok Post