Lombok Post
Headline Metropolis

Warga Berharap RTG Segera Tuntas

TAHAN GEMPA: HM Syamsul Khairi, korban gempa di Dusun Bentek, Desa Pemenang Barat, Lombok Utara keluar dari rumahnya, kemarin (27/11).

MATARAM-Setahun pascagempa, rumah-rumah di Lombok Utara telah dibangun. Sebagian dalam proses pembangunan. ”Tinggal pintu dan jendela saja ini,” kata Hikmah, korban gempa di Dusun Bentek, Desa Pemenang Barat, Lombok Utara, kemarin (27/11).

            Hampir semua rumah korban gempa di tempat itu telah berdiri. Dulu, rumah-rumah tersebut rata dengan tanah. ”Ini rumah ibu, saya punya rumah di belakang, kondisinya sama,” tutur Hikmah, sambil memotong tempe.

            Warga kini menunggu aplikator menyelesaikan pekerjaannya. Kabarnya, pintu dan jendela rumah sedang dibuat. ”Kalau tidak buat pintu dan jendela dana tahap terakhir tidak kami kasi,” ujarnya.

            Kondisi yang sama dialami HM Syamsul Khairi. Rumah bantuan sudah mereka tempati. Dia dan istrinya tidur di rumah tersebut. Tapi jendela rumah ditutup asbes bekas. ”Tinggal finishing saja, kami masih menunggu,” katanya.

            Dia bersyukur sudah bisa menempati rumah tersebut. Mereka tidak lagi kehujanan. Rumah instan kovensional yang dipilihnya cukup kokoh. ”Kalau gempa kami sudah tidak khawatir lagi, temboknya tidak pakai bata lagi,” ujarnya.

            Terpisah, Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah meminta tim terus bekerja. ”Prosesnya sudah bagus sekarang,” katanya.

Dari 222.530 unit rumah rusak, 64.293 unit masih dalam proses, dan 111.554 unit atau 50,13 persen sudah selesai. ”Tinggal kita dorong dana yang masuk ke masyarakat segera bisa dipakai,” katanya.

Tapi belakangan, ada perubahan data. Masing-masing kebupaten mengusulkan daftar penerima bantuan baru akibat anomali data sebelumnya. ”Totalnya 240-an usulan baru, ini yang butuh waktu,” katanya.

Terkait rencana usulan perpanjangan masa transisi darurat masih akan dikaji. ”Kita maksimalkan dulu sampai Desember,” tandas Rohmi. (ili/r5)

Berita Lainnya

Pemprov-Gojek Latih Pengusaha Lokal

Redaksi Lombok Post

Dibalik Cerita Kereta Gantung, Bermanfaat atau Mudarat?

Redaksi Lombok Post

Honda Awali 2020 Dengan Edukasi Keselamatan Berkendara

Redaksi Lombok Post

Ruslan Turmuzi : Pembangunan Kereta Gantung Bukan Skala Prioritas

Redaksi Lombok Post

Ikut Pilkada 2020, Selly dan Saswadi Akan Dimutasi

Redaksi Lombok Post

Kelompok Pecinta Alam Tolak Pembangunan Kereta Gantung Rinjani

Redaksi Lombok Post

Pemprov Berharap Investor Kereta Gantung di kawasan Gunung Rinjani Serius

Redaksi Lombok Post

Pasien BPJS Sumbang Rp 166,2 Miliar

Redaksi Lombok Post

TKI NTB Sumbang Devisa Tertinggi

Redaksi Lombok Post