Lombok Post
Headline Metropolis

Balai TNGR Batasi Jumlah Pendaki Rinjani

BERSIAP MENDAKI: Sejumlah wisatawan mancanegara sedang bersiap mendaki Rinjani.lewat pintu Senaru Kabupaten Lombok Utara, beberapa waktu lalu.

MATARAM-Jelang pergantian tahun, Balai TNGR mengantisipasi membeludaknya jumlah pendaki di Gunung Rinjani. “Dari pengalaman, biasanya ada lonjakan,” kata Plh Kepala Balai TNGR Rio Wibawanto, kemarin.

Data per 1 Desember, jumlah pendaki Rinjani mencapai 14.848 orang. Didominasi wisatawan mancanegara 11.775 orang. Wisatawan lokal 3.073 orang. Namun, pada momen pergantian tahun, biasanya lebih didominasi wisatawan lokal.

“Pantauan di e-Rinjani, pada 30 Desember ada puluhan yang sudah membooking,” jelasnya.

Rio menjelaskan, antisipasi tetap menerapkan pembatasan kuota. Pintu Sembalun dan Senaru masing-masing 150 pendaki setiap hari. Pintu Aik Berik dan Timbanuh masing-masing 100 pendaki setiap hari. “Tetap kami batasi,” tegasnya.

Selain itu, semua pendaki hanya diperbolehkan sampai Pelawangan. Puncak Rinjani dan Danau Segara Anak belum dibuka untuk umum. “Ini demi keselamatan bersama, jangan sampai nekat,” imbau Rio.

Balai TNGR juga memperketat pengawasan pada barang bawaan. Lonjakan jumlah pendaki berpotensi meningkatkan volume sampah. “Kami pastikan agar petugas ketat memeriksa setiap barang bawaan mereka,” terangnya.

Kepala Seksi Wilayah II Balai TNGR ini menambahkan, rencananya awal Januari, semua pintu pendakian ditutup. “Masanya musim hujan dengan intesitas lebat,” terangnya.

Namun, penutupan bisa lebih cepat. Tergantung hasil koordinasi dengan BMKG. “Kalau cuaca buruk lebih cepat, kami tutup Desember,” tandas Rio.

Pengendali Ekosistem Hutan TNGR Dian Sulastini mengatakan, penutupan biasanya berlangsung tiga bulan. Pendakian dibuka kembali April. “Jadwalnya memang seperti itu,” ujarnya.

Dia berharap, durasi itu cukup untuk proses pemulihan kondisi alam Rinjani. Sepanjang 2019, luas hutan Rinjani yang terbakar mencapai 5.578 hektare. (yun/r5)

Berita Lainnya

Pastikan Ujian Nasional Dihapus

Redaksi Lombok Post

Di Bawah Bayang-Bayang PT Gili Trawangan Indah

Redaksi Lombok Post

Tiga Pelajar di Lotim Tertangkap Saat Pesta Sabu

Redaksi Lombok Post

Warga Sekarbela Sumbang Rp 162,5 Juta untuk Palestina

Redaksi Lombok Post

Perhimpunan Intervensi Kardiologi Indonesia Klarifikasi Pernyataan Menkes

Redaksi Lombok Post

Jangan Mau Merariq Kodek, Gak Keren Tau!

Redaksi Lombok Post

Atlet Menembak dan Selancar NTB Sumbang Emas untuk Indonesia

Redaksi Lombok Post

Hitung Mundur, 24 Bulan Menuju MotoGP

Redaksi Lombok Post

Sembilan Produk Rucika Raih Green Label Indonesia

Redaksi Lombok Post