Lombok Post
Headline Sportivo

Atlet Menembak dan Selancar NTB Sumbang Emas untuk Indonesia

Sumbang Emas
SUMBANG EMAS: Peselancar Indonesia asal NTB Hairil Anwar (tengah) menyumbangkan satu medali emas bagi Indonesi di SEA Games 2019 Filipina, kemarin (8/12).

MATARAM-Atlet NTB kembali berjaya di ajang SEA Games 2019 Filipina. Kali ini dua medali emas berhasil disumbangkan untuk kontingen Indonesia.

Medali emas pertama diraih petembak Indonesia asal NTB Ahmad Rifqi Mukhlisin. Ahmad berhasil meraih emas ke-52 bagi Indonesia di nomor Mixed Metallic Silhouette Air Rifle.

Dia mengalahkan petembak Indonesia lainnya Hadika Aubrey Athaya yang meraih perak dan Avila Diogene asal Filipina yang meraih perunggu.

”Capaian atlet-atlet menembak Indonesia di SEA Games luar biasa. Target yang ditetapkan sudah terlampaui,” ujar Binpres PB Perbakin sekaligus Pelatih Menembak NTB Andik Budi Hariono, kemarin (8/12).

Perbakin
SUMBANG EMAS: Petembak NTB Ahmad Rifqi Mukhlisin (kanan) bersama pelatihnya Andik Budi Hariono usai meraih medali emas bagi Indonesia, kemarin (8/12).

Andik menjelaskan, PB Perbakin menargetkan tiga medali emas di SEA Games 2019 Filipina. Tetapi raihan petembak Indonesia melebihi target tersebut. Hingga hari ini, cabor menembak sudah menyumbangkan tujuh medali emas, enam medali perak, dan dua perunggu.

”Potensi medali dari menembak masih ada. Besok masih ada dua atlet yang akan bertanding,” katanya.

Kemudian emas kedua yang dipersembahkan atlet NTB bagi Indonesia berasal dari cabor selancar ombak. Medali emas tersebut diperoleh Hairil Anwar atau yang akrab disapa Oney Anwar.

Oney Anwar meraih medali emas ke-61 bagi merah putih dengan mengalahkan rekannya Rio Waida asal Indonesia yang meraih medali perak dan John Tokong asal Filipina serta Henry Sitipong asal Thailang yang meraih perunggu.

”Saya sangat bangga bisa menyumbangkan medali emas untuk Indonesia,” katanya pada Lombok Post melalui pesan singkat, kemarin.

Hingga Minggu (8/12), atlet NTB sudah menyumbangkan lima medali emas dan satu perak untuk Indonesia. Lima medali emas diraih Danangsyah Pribadi bersama tim voli pasir putra; Ahmad Zigi Zaresta Yudha dari cabor karate nomor kata individual; Sapwaturrahman dari cabor atletik nomor lompat jauh; Ahmad Rifqi Mukhlisin dari cabor menembak; Dan Hairil Anwar dari cabor selancar.

Sedangkan satu medali perak diraih tim voli pasir putri Indonesia. Yang terdiri dari Putu Dini, Dhita Juliana, Desi Ratnasari, dan Allysah Muktaharah.

”Hasil positif ini bisa diperoleh atlet NTB dengan perjuangan yang sungguh-sungguh serta ridho Allah,” ujar Ketua KONI NTB H Andy Hadianto.

Andy berharap atlet NTB lainnya bisa menyumbangkan medali dan membuat sang merah putih berkibar di tiang tertinggi. Masih ada sejumlah atlet yang berpeluang meraih medali.

Seperti Endang dan Huswatun Hasanah dari cabor tinju; Sapwaturrahman dari cabor atletik di nomor lompat jangkit; dan I Gusti Bagus Saputra dari cabor BMX.

”Semoga mereka juga bisa meraih medali emas bagi Indonesia,” harapnya.

Sementara itu, Pelatih Atletik Indonesia Arya Yuniawan Purwoko yang dihubungi Koran ini mengatakan Sapwaturrahman masih akan bertanding di satu nomor terakhir yakni lompat jangkit. ”Sapwa bertanding Selasa (10/12),” katanya.

Sedangkan petinju NTB Endang mengatakan dirinya akan bertanding melawan petinju tuan rumah Filipina di babak final pada Senin (9/12). (puj/r3)

Berita Lainnya

Kelompok Pecinta Alam Tolak Pembangunan Kereta Gantung Rinjani

Redaksi Lombok Post

Pemprov Berharap Investor Kereta Gantung di kawasan Gunung Rinjani Serius

Redaksi Lombok Post

Pasien BPJS Sumbang Rp 166,2 Miliar

Redaksi Lombok Post

TKI NTB Sumbang Devisa Tertinggi

Redaksi Lombok Post

Dishub Pastikan Rute Lari dan Bersepeda Ironman 7.3 Lombok 2020 Aman

Redaksi Lombok Post

All New Honda BeAT Series dengan Berlimpah Teknologi Baru

Redaksi Lombok Post

Capai Visi Perusahaan Kelas Dunia, Amman Mineral Evaluasi Karyawan

Redaksi Lombok Post

BPJS Bantah Nunggak Enam Bulan

Redaksi Lombok Post

Bulan Depan Mohan Umumkan Pasangan

Redaksi Lombok Post