Lombok Post
Giri Menang

Sewa Lahan Eks Pasar Tanak Beak Kemana?

DIPERTANYAKAN

GIRI MENANG-Lahan eks Pasar Tanak Beak yang menjadi aset Pemda Lombok Barat (Lobar) disewakan. Sayangnya, hasil penyewaan aset ini ternyata tak pernah masuk ke kas daerah. Uangnya kemana?
“Kami sudah investigasi, tim sudah turun dan memang ada kegiatan pengolahan material di sana,” ujar Kabid Perencanaan dan Pemanfaat BPKAD Lobar Kartono Hartoyo kepada Lombok Post.
Warga yang bekerja di atas lahan Pemda tersebut mengaku dirinya hanya pekerja biasa. Lahan tersebut disewa oleh bosnya yang memanfaatkan untuk lokasi pengolahan material. Sayangnya kepada siapa mereka menyewa itu masih tidak jelas.
“Tidak ada ikatan dengan kami. Jadi tidak ada anggaran masuk ke kas daerah,” beber Kartono.
Pemerintah kabupaten berencana akan berkoordinasi dengan pemerintah Desa Batu Kuta. Mengingat lahan tersebut pernah diminta pemerintah desa untuk dimanfaatkan. Namun belum ada kesepakatan antara pihak aset dan pemerintah desa. Hingga kemudian tiba-tiba aset seluas tujuh are tersebut disewakan oknum tak bertanggung jawab.
Muncul kabar jika aset ini disewakan oknum dewan wilayah Dapil Narmada. Namun pihak BPKAD mengaku belum bisa memastikan informasi tersebut. “Kami belum sampai di sana (menelusuri, Red),” ujar Kartono.
Kepala Desa Batu Kuta Misrafudin juga mengakui jika tidak ada pemberitahuan sama sekali kepada pihaknya. Baik oleh penyewa maupun pihak yang menyewakan. Kades sempat menelusuri siapa penyewanya.
Ia pun menanyakan kepada penyewa tersebut siap oknum yang menyewakan lahan itu. “Tapi dia (penyewa) nggak mau kasih tahu. Dia hanya bilang kalau sewanya Rp 3 juta,” bebernya.
Entah itu sewanya per bulan atau per tahun, ia juga masih belum memastikan. Karena penyewa lahan tersebut tidak mau terbuka. Rencananya, lahan tersebut juga akan digunakan para pemuda desa untuk mengadakan turnamen voli. Namun pemerintah desa masih menunggu kepastian status hukum lahan itu terlebih dulu.
Terkait dugaan keterlibatan oknum anggota dewan, Ketua DPRD Lobar Hj Nurhidayah mengatakan ia harus memastikan terlebih dulu kebenaran informasi tersebut. Ia akan mengumpulkan semua anggota DPRD Lobar Dapil Narmada mencari tahu kebenaran yang sesungguhnya.
“Ini untuk menjaga citra lembaga. Tidak wajar jika anggota dewan bermain di penyewaan aset. Kalau memang nanti kami menemukan bukti atas itu, nanti BK akan panggil,” tegasnya. (ton)D

Berita Lainnya

KNPI Nilai Pemkab Lobar Miskin Aksi

Redaksi Lombok Post

Senggigi Amburadul, Dishub Lobar Ancam Polisikan Kontraktor

Redaksi Lombok Post

Senggigi Gelap Gulita, Sekda Temukan PJU Tak Menyala

Redaksi Lombok Post

Ini Dia Tempat yang Lagi Ngehit di Narmada, Kolam Biru Sulinadi

Redaksi Lombok Post

Baru Nikah, Dua Hari Sudah Bercerai

Redaksi Lombok Post

Dampak Corona, Kunjungan Hotel di Senggigi Turun

Redaksi Lombok Post

Duh, Pak Camat Kuripan Terkena DBD

Redaksi Lombok Post

1.352 Peserta Tes CPNS Lobar Lolos Passing Grade

Redaksi Lombok Post

Banyak Dikeluhkan Warga, Dewan Sidak Dukcapil Lobar

Redaksi Lombok Post