Lombok Post
Metropolis

Gubernur Kembali Surati Presiden, Minta Jadup Dicairkan

Kepala Dinas Sosial NTB Hj Wismaningsih Drajadiah

MATARAM-Bantuan jaminan hidup (jadup) korban gempa  NTB masih belum jelas. Hingga kini, bantuan itu tidak kunjung cair. ”Kita akan bersurat lagi ke pusat,” kata Kepala Dinas Sosial NTB Hj Wismaningsih Drajadiah, Minggu (5/1).

            Dana jadup harusnya sudah tuntas tahun lalu. Namun kenyataannya tidak. Banyak korban belum mendapatkan. ”Kami tidak akan menyerah,” katanya.

            Wismaningsih menyebut, data terbaru penerima jadup tahap II bertambah setelah data Kabupaten Sumbawa masuk. Jumlahnya Rp 457,4 miliar untuk 762.596 jiwa korban gempa. ”Ini yang kita kejar terus di pusat,” katanya.

            Dengan ketidakpastian pencairan dana jadup, pemprov merasa tidak nyaman. Sebab, sebagian warga sudah mendapatkan, tapi sebagian besar belum. ”Kami terus ditanya kabupaten/kota, mereka juga diprotes terus sama warganya,” kata Wisma.

            Jadup diberikan Kementerian Sosial (Kemensos) langsung kepada korban gempa. Masing-masing dijatah Rp 10 ribu sehari selama dua bulan masa tanggap darurat.

            Tahun lalu, pemerintah hanya mencairkan jadup tahap I bagi 19.099 jiwa Rp 11,4 miliar lebih. ”Tahap dua kami ajukan lagi sampai sekarang belum keluar,” kata Wisma.

            Terpisah, Anggota Komisi XI DPR RI Hj Wartiah mengaku, mereka sudah menyampaikan semua persoalan jadup di NTB ke pemerintah pusat. ”Semoga cepat direspons,” harap dewan dapil Lombok itu. (ili)

Berita Lainnya

Pemprov-Gojek Latih Pengusaha Lokal

Redaksi Lombok Post

Dibalik Cerita Kereta Gantung, Bermanfaat atau Mudarat?

Redaksi Lombok Post

Ruslan Turmuzi : Pembangunan Kereta Gantung Bukan Skala Prioritas

Redaksi Lombok Post

Ikut Pilkada 2020, Selly dan Saswadi Akan Dimutasi

Redaksi Lombok Post

Kelompok Pecinta Alam Tolak Pembangunan Kereta Gantung Rinjani

Redaksi Lombok Post

Pemprov Berharap Investor Kereta Gantung di kawasan Gunung Rinjani Serius

Redaksi Lombok Post

Pasien BPJS Sumbang Rp 166,2 Miliar

Redaksi Lombok Post

TKI NTB Sumbang Devisa Tertinggi

Redaksi Lombok Post

Dishub Pastikan Rute Lari dan Bersepeda Ironman 7.3 Lombok 2020 Aman

Redaksi Lombok Post