Lombok Post
Headline Politika

Diminta Dampingi Mohan, Ini Jawaban TGH Mujib

TGH Mujiburrahman

Jawaban TGH Mujiburrahman kini dinanti. Terutama yang tengah mencari kepastian, siapa pasangan H Mohan Roliskana. Mujib kabarnya mendapat dorongan sangat kencang untuk dampingi Mohan.

Setelah beberapa kali menghindar memberi keterangan pada media, tokoh agama kharismatik itu akhirnya buka suara. Berikut petikan wawancaranya dengan Lombok Post.

——————–

Nama Anda muncul sebagai kandidat Wakil Wali Kota di DPD II Golkar Kota Mataram, kok bisa?

Saya juga tidak tahu. Daftar saja tidak pernah, tapi muncul nama saya. Saya juga tidak hadir dalam acara  (penyampaian visi-misi kandidat, Sabtu 11/1 kemarin).

Mungkin itu bentuk aspirasi dan dorongan DPD II Partai Golkar Kota Mataram?

Saya berharap ada orang lain (yang didukung) selain saya mendampingi beliau (Mohan). Siapapun yang mendampingi, saya all out mendukung lahir-batin. Saya memilih di jalur luar pemerintahan seperti di DPRD sebagai anggota biasa. Agar bisa meneruskan dakwah sebagimana diharapkan masyarakat.

Sementara di eksekutif saya blank, apakah dakwah bisa berjalan seperti ini atau tidak.

Dakwah seperti apa anda inginkan?

Saat masyarakat menginginkan (saya dakwah), bisa hadir seperti yang mereka kehendaki.   Saya berprinsip, apapun kegiatan itu boleh datang dan pergi (dalam hidup saya) kecuali dakwah. Dia (dakwah, Red) hanya boleh datang, (tapi) tidak boleh pergi. Sedangkan kegiatan lain boleh datang dan pergi. Termasuk sebagai anggota DPRD.

Apa anda akan kesulitan berdakwah bila jadi Wakil Wali Kota?

Yang diurus pejabat pemerintah sangat banyak. Mulai dari masyarakat, OPD, dan lain-lain. Sementara keahlian saya hanya dibidang rohani. Posisi pemerintah sangat sentral. Saya tidak punya keahlian di bidang itu.

Bagaimana menjawab aspirasi yang menginginkan anda dampingi Mohan?

Prinsipnya begini, saya berharap ada orang lain yang dampingi Pak Mohan. Saya siap all out beri dukungan lahir dan batin. Tetapi kalau kedaruratan yang muncul baru istikharah (minta petunjuk tuhan).

Apa sekarang sudah darurat?

Pandangan saya belum darurat. Enjoy-enjoy saja.

Seperti apa kondisi darurat itu?

Ya itu kan DPD II (Golkar Kota Mataram) yang menilai.

Nama anda muncul, mungkin karena DPD menilai sudah darurat?

Ya saya tidak tahu. Tapi tentu DPD punya pandangan seperti apa darurat itu, begitu juga darurat menurut saya. Baru saya istikharah. Itupun baru istikharah, belum memutuskan.

Lalu apa tujuan anda masuk ke dunia politik?

Saya masuk ke dunia politik bukan mencari jabatan atau derajat tapi mencari kemaslahatan. Posisi saya saat ini sudah cukup memberi kemaslahatan bagi umat. Saya tidak berambisi ke posisi lain. Tidak pernah daftar di (partai) manapun, pasang baliho juga tidak.

Pernah bicara langsung dengan Mohan (Soal Pilwali)?

Tidak pernah.

Sudah merasa cukup berkarir di politik?

Orang mungkin bilang politik tidak ada akhirnya. Tetapi bagi saya ada kok akhirnya. Saat saya merasa di posisi itu, sudah bisa memberi manfaat luas.

Mengapa tidak melihat ini sebagai kesempatan mengabdi lebih luas?

Itu yang saya kasih garis bawah: kalau darurat. Sebenarnya tanpa duduk di pemerintahan saya sudah bisa membantu masyarakat.

Salah satunya dengan membangun  Yayasan Peduli Umat Baitul Askhiya, di sana saya bisa membantu orang-orang yang membutuhkan pertolongan. Tanpa harus menyerahkan syarat administrasi apapun. Bagi saya itu sudah sangat membahagiakan. (zad/r2)

Berita Lainnya

Dibalik Cerita Kereta Gantung, Bermanfaat atau Mudarat?

Redaksi Lombok Post

Honda Awali 2020 Dengan Edukasi Keselamatan Berkendara

Redaksi Lombok Post

Ruslan Turmuzi : Pembangunan Kereta Gantung Bukan Skala Prioritas

Redaksi Lombok Post

Ikut Pilkada 2020, Selly dan Saswadi Akan Dimutasi

Redaksi Lombok Post

Kelompok Pecinta Alam Tolak Pembangunan Kereta Gantung Rinjani

Redaksi Lombok Post

Pemprov Berharap Investor Kereta Gantung di kawasan Gunung Rinjani Serius

Redaksi Lombok Post

Pasien BPJS Sumbang Rp 166,2 Miliar

Redaksi Lombok Post

TKI NTB Sumbang Devisa Tertinggi

Redaksi Lombok Post

Dishub Pastikan Rute Lari dan Bersepeda Ironman 7.3 Lombok 2020 Aman

Redaksi Lombok Post