Lombok Post
Giri Menang

Lingsar-Narmada Ingin Pisah dari Lobar, Nilai Pembangunan Belum Merata

Kades Lebah Sempage

GIRI MENANG-Bak gayung bersambut, wacana pemisahan Kecamatan Batulayar dan Gunungsari dari Kabupaten Lombok Barat (Lobar) mendapat respons dari berbagai kalangan. Bahkan, sejumlah kepala desa yang ada di Kecamatan Lingsar dan Narmada juga mendukung wacana ini.

“Sangat mendukung. Pemda Lobar sudah tidak mampu memeratakan pembangunannya,” ungkap Kepala Desa Lebah Sempage, Kecamatan Narmada Muhammad Adi kepada Lombok Post kemarin (13/1).

Ia merasa sudah sewajarnya Kecamatan Narmada dan Lingsar memisahkan diri dengan Lobar. Bergabung dengan Kecamatan Gunungsari dan Batulayar membentuk kabupaten baru.

Alasan utamanya dirinya mendukung wacana pemisahan ini karena jarak ke pusat pemerintahan Lobar yang ada di Gerung saat ini terlalu jauh. Sehingga pelayanan kurang maksimal. Baik pelayanan publik maupun pelayanan yang lainnya.

Salah satu contoh persoalan yang dikeluhkan selama ini adalah masalah sinyal atau jaringan komunikasi. Warga di Desa Lebah Sempage sangat terganggu dengan kondisi blank spot di desa tersebut. Beberapa kali sudah disampaikan ke Pemda Lobar namun masih belum ada solusinya sampai saat ini.

“Makanya saya dukung. Bila perlu segera kita gagas bersama (pembentukan kabupaten baru),” ungkapnya.

Kepala Desa Badrain, Narmada Romi Purwandi juga meilihat wacana pemisahan empat kecamatan (Narmada, Lingsar, Gunungsari dan Batulayar) merupakan hal yang wajar. Bentuk kritik terhadap pemerintah daerah saat ini. “Saya kira wajar orang berpendapat seperti ini, bisa jadi ini apa yang mereka rasakan atas kondisi pemerintahan saat ini,” ungkapnya.

Ketika wacana ini mengalir ke Kecamatan Narmada dan Lingsar, ia menghargai pendapat setiap kepala desa. Hanya saja, wacana ini menurutnya perlu pembicaraan lebih lanjut.

“Narmada harus dipecah jadi dua atau tiga kecamatan jadi syarat berdirinya kabupaten. Tapi memang saya pikir sudah saatnya wilayah utara mandiri membangun daerahnya,” ujarnya.

Sedangkan Kepala Desa Pakuan Mardan Haris mengaku wacana pembentukan Kabupaten Narmada sudah dibahas anggota forum kepala desa se-Narmada kemarin. Namun belum ada keputusan apakah wacana ini akan mendapat dukungan atau tidak.

Meskipun secara pribadi ia mengakui kualitas pelayanan dirasakan sangat kurang dengan kondisi pemerintahan saat ini. Karena semua pelayanan publik terpusat di wilayah Gerung.

“Kami harus duduk bersama membahas regulasinya agar tidak hanya menjadi statemen di media. Besok Kamis kami akan rapat koordinasi dengan Forum Kepala Desa Narmada,” akunya.

Dari segi pelayanan, Kepala Desa Pakuan mengeluhkan minimnya perhatian Pemda Lobar terhadap infrastruktur komunikasi dan transportasi. Sama seperti Kades Lebah Sempage, ia mengeluhkan kondisi blank spot. “Bagaimana kita mau maju pariwisatanya kalau transportasi dan komunikasi tidak jalan,” sesal Mardan.

Sementara Kepala Desa Langko, Kecamatan Lingsar Mawardi mengungkapkan dukungannya dengan wacana pemisahan empat kecamatan dengan Lobar. Karena luas wilayah Lobar saat ini menurutnya terlalu luas. Untuk mencapai pusat kota atau pusat pemerintah kabupaten cukup jauh.

“Contoh untuk mengurus administrasi kependudukan masyarakat yang membutuhkan pelayanan harus mengeluarkan biaya cukup besar,” bebernya.

Warga menurut Mawardi harus bolak-balik mengurus dokumen administrasi yang tidak bisa selesai dalam sehari. Akibatnya waktu, tenaga serta biaya harus dikeluarkan masyarakat tidak sedikit untuk mengurus dokumen administrasi kependudukan yang harusnya gratis.

Kepala Desa Sigerongan, Kecamatan Lingsar Dian Siswadi menanggapi lebih kalem dengan wacana pembentukan kabupaten baru ini. Menurutnya banyak aspek yang harus dipertimbangkan. “Untuk membuat sebuah kabupaten baru harus dipertimbangkan regulasi, pemerintah pusat dan lain-ain. Jika itu keinginan ya boleh-boleh saja,” tandasnya. (ton/r3)

Berita Lainnya

KNPI Nilai Pemkab Lobar Miskin Aksi

Redaksi Lombok Post

Senggigi Amburadul, Dishub Lobar Ancam Polisikan Kontraktor

Redaksi Lombok Post

Senggigi Gelap Gulita, Sekda Temukan PJU Tak Menyala

Redaksi Lombok Post

Ini Dia Tempat yang Lagi Ngehit di Narmada, Kolam Biru Sulinadi

Redaksi Lombok Post

Baru Nikah, Dua Hari Sudah Bercerai

Redaksi Lombok Post

Dampak Corona, Kunjungan Hotel di Senggigi Turun

Redaksi Lombok Post

Duh, Pak Camat Kuripan Terkena DBD

Redaksi Lombok Post

1.352 Peserta Tes CPNS Lobar Lolos Passing Grade

Redaksi Lombok Post

Banyak Dikeluhkan Warga, Dewan Sidak Dukcapil Lobar

Redaksi Lombok Post