Lombok Post
Headline Metropolis

Ruslan Turmuzi : Pembangunan Kereta Gantung Bukan Skala Prioritas

H Ruslan Turmuzi

MATARAM-Pro dan kontra pembangunan kereta gantung menunjukkan perencanaan pemprov kurang matang. “Ini bukan skala prioritas kita saat ini,” kata anggota DPRD NTB H Ruslan Turmudzi, Kamis (23/1).

Politisi PDIP ini menganggap, pemprov seharusnya menyelesaikan satu per satu persoalan destinasi wisata. “Percuma kita kerjakan semuanya, kalau satu-satu nggak ada kelihatan hasilnya,” ujarnya.

Selain itu, pemprov harus memperhatikan bagaimana dampak lingkungan akibat konstruksi pembangunan kereta gantung. Lahan dan hutan di NTB dalam kondisi kritis.

“Coba lihat di Lombok selatan, kemudian di Sumbawa, jangan pikir proyek ini nggak buka hutan, ya pasti buka dong, malah pembabatan,” terangnya.

Dia meminta, jangan terlalu memaksakan kehendak. Karena permasalahan lingkungan, harus benar-benar disikapi serius. “Kalau hutannya rusak ya, lebih besar biaya reboisasi atau pemulihan,” tegas Ruslan.

Terlebih kawasan Rinjani yang sudah masuk UNESCO Global Geopark (UGG). Akan sangat riskan bila terjadi perubahan bentang alam bila proyek tersebut terus berlanjut. “Kita jangan pikirkan kemauan investor saja,” jelasnya.

Menurut Ruslan, kereta gantung hanya menguntungkan kantong investor. Berapa banyak lapangan pekerjaan yang dulu ada, nantinya menjadi berkurang. Bahkan tidak ada.

Daripada memilih kereta gantung, Ruslan menyarankan membuka kebun binatang di kawasan hutan tersebut. Ada berapa banyak lapangan pekerjaan yang hidup, bila peluang investasi semacam ini dimanfaatkan.

Ketua Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) NTB Mirzoan Ilhamdi mengatakan, sebelum melangkah lebih jauh, Pemprov NTB melakukan diskusi dengan masyarakat setempat, pegiat pecinta alam hingga

Berita Lainnya

Jelang Pensiun Guru SMK 5 Mataram Bikin Mural Sepanjang 120 Meter

Redaksi Lombok Post

Akhirnya, Berkas Dugaan Korupsi Dermaga Gili Air Rampung

Redaksi Lombok Post

Nasi Balap Puyung Bakal “Tampil” di MotoGP Mandalika

Redaksi Lombok Post

Jangan Obral Rinjani Lagi! Walhi NTB Minta Fokus Benahi Sampah

Redaksi Lombok Post

Walhi : Fokus Benahi Sampah, Jangan Lagi Obral Rinjani!

Redaksi Lombok Post

Pertahankan Juara Dunia, Honda Ikat Marquez Sampai 2024

Redaksi Lombok Post

Dapat Wildcard, Satu Pesilat NTB Lolos ke PON Papua

Redaksi Lombok Post

Cuaca Buruk, Nelayan Ampenan Takut Melaut

Redaksi Lombok Post

Wapres Sorot Tingginya Jumlah Balita Stunting di NTB

Redaksi Lombok Post