Lombok Post
Headline NTB

Jelang MotoGP, HBK Cek Kesiapan Internet di Loteng

SERAP ASPIRASI: Anggota KomisiI DPR RI H Bambang Kristiono (HBK) (tengah) rekannya di komisi I Helmy Faishal Zaini (kiri) berdialog dengan masyarakat Desa Mekarsari, Lombok Tengah terkait pembangunan BTS yang dibangun Badan Aksesibilitas dan Informasi (BAKTI) Kominfo RI, Kamis (23/1) lalu.

PRAYA—Rombongan Komisi I DPR RI H Bambang Kristiono (HBK) mengunjungi Lombok, Kamis (23/1) lalu. Mereka terdiri dari H Bambang Kristiono (HBK), Helmi Faishal Zaini, Abdul Kadir Karding, Jazuli Juwaini dan Lodewijk Paulus.

Para politisi ini hadir untuk meninjau dan melihat fasilitas Base Transerver Station (BTS) di Desa Mekarsari, Lombok Tengah. Mereka berdialog dengan masyarakat setempat terkait pembangunan BTS yang dibangun Badan Aksesibilitas dan Informasi (BAKTI) Kominfo RI.

“Kami ingin memastikan bahwa pelayanan internet bagi masyarakat juga wisatawan yang akan datang saat event MotoGP Mandalika 2021 digelar berjalan baik dan sesuai yang diharapkan,’” kata HBK.

Politisi Gerindra ini berharap event MotoGP memberikan kenyamanan bagi wisatawan melalui segala aspek termasuk pelayanan internet gratis.

Sementara itu, Helmi Faishal Zaini mengungkapkan masih ada beberapa titik yang belum terjangkau dengan internet atau blankspot. Padahal lokasi tersebut menjadi lokasi favorit wisatawan.

“Kami minta Kominfo RI bisa membenahi masalah ini agar jangan sampai tamu yang mau kirim foto dan lain-lain malah enggak ada sinyal,” ujarnya.

Wakil Bupati Lombok Tengah Lalu Fathul Bahri mengapresiasi langkah Komisi I DPR RI dan BAKTI Kominfo yang telah memberikan pelayanan internet gratis pada masyarakat di wilayahnya. Total 12 desa dan beberapa pondok pesantren telah dibantu oleh BAKTI.

“Titik blankspot di Loteng ini masih banyak, hampir 30 titik. Ini membutuhkan perhatian kita semua,’’ ujarnya.

Lombok Tengah menurutnya sudah menjadi tujuan wisata kelas dunia. Tahun 2021, pebalap dunia Marquez, Valentino Rossi, Pedrosa akan datang ke kabupaten berjargon Tatas Tuhu Trasna ini.

“Tamu kita nanti hampir 150 ribu, ini membutuhkan akses layanan internet yang besar karena sekarang orang belanja saja membutuhkan dukungan internet”, katanya.

Sementara, Direktur Sumber Daya dan Administrasi BAKTI Kominfo, Fadhilah Mathar mengatakan terkait banyaknya titik-titik yang masih blankspot, pihaknya akan segera membenahi.

“Begitu ada masukan atau kritikan, kami akan melakukan perbaikan”, katanya.

Menurutnya, kendala yang saat ini terjadi, Kominfo juga masih kesulitan untuk mencari lokasi strategis dalam membangun BTS. Namun untuk wilayah NTB saat ini, telah terbangun 52 BTS yang memberikan pelayanan internet cuma-cuma. (ida/r10)

Berita Lainnya

Jelang Pensiun Guru SMK 5 Mataram Bikin Mural Sepanjang 120 Meter

Redaksi Lombok Post

Akhirnya, Berkas Dugaan Korupsi Dermaga Gili Air Rampung

Redaksi Lombok Post

Nasi Balap Puyung Bakal “Tampil” di MotoGP Mandalika

Redaksi Lombok Post

Jangan Obral Rinjani Lagi! Walhi NTB Minta Fokus Benahi Sampah

Redaksi Lombok Post

Walhi : Fokus Benahi Sampah, Jangan Lagi Obral Rinjani!

Redaksi Lombok Post

Pertahankan Juara Dunia, Honda Ikat Marquez Sampai 2024

Redaksi Lombok Post

Dapat Wildcard, Satu Pesilat NTB Lolos ke PON Papua

Redaksi Lombok Post

Wapres Sorot Tingginya Jumlah Balita Stunting di NTB

Redaksi Lombok Post

Polisi Usut Penggunaan Anggaran Dinas Pariwisata NTB

Redaksi Lombok Post